13 Jun 2019 13:10

Sitaro Bidik Penghargaan Kabupaten Peduli HAM

Drs. Herry Bogar saat membuka Sosialisasi Ranham Tahun 2019, di Aula GMIST Jemaat Emaus Paniki, Kecamatan Siau Barat, Rabu (12/6) kemarin.(Dok Humas)

MANADOPOSTONLINE.COM—Sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk menjamin pemenuhan hak bagi setiap warga di Indonesia. Sejalan dengan hal tersebut, 

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro menggelar Sosialisasi Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (RANHAM) Tahun 2019,  di Aula  GMIST Jemaat Emaus Paniki, Kecamatan Siau Barat, Rabu (12/6) kemarin.

Kegiatan tersebut dibuka Sekretaris Kabupaten  (Sekkab) Sitaro Drs. Herry Bogar, MM. Dalam arahannya mewakili bupati, Une Herry sapaan akrabnya, mengatakan bahwa berdasarkan UU Nomor 39 Tahun 1999,  pemerintah menetapkan RANHAM yang dituangkan dalam Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2015.

Ranham merupakan dokumen yang memuat sasaran strategis, dan fokus kepada kegiatan yang berhubungan langsung dengan pemenuhan serta penjaminan HAM. "Kabupaten Sitaro, saat ini sudah empat kali mendapatkan Penghargaan Kabupaten Peduli HAM oleh Presiden Republik Indonesia. Untuk itu saya, harapkan tahun ini, Bumi Karamando, bisa kembali mendapatkan penghargaan tersebut lewat peran setiap perangkat daerah dalam memasukkan data yang diminta oleh Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia," terang Bogar.

Sementara itu, Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Sitaro Masri Kasehung mengatakan,  tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan perlindungan, pemenuhan dan  penegakkan  HAM bagi seluruh lapisan masyarakat di Sitaro, juga terlaksananya pemantauan, evaluasi dan pelaporan serta  pemahaman RANHAM yang baik pada ASN.

Terpisah Bupati Evangelian Sasingen menyatakan, bahwa HAM adalah seperangkat hak manusia yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai mahluk tuhan yang maha esa dan merupakan anugerah yang wajib di hormati, dijunjung tinggi dan dilindungi oleh hukum, pemerintah dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat martabat manusia

"Sehingga dari definisi tersebut jelas mengamanatkan kepada kita semua, untuk mempunyai kewajiban bersama dalam menghormati dan menjunjung tinggi HAM. RANHAM jadi satu perwujudan visi dan misi Presiden Republik Indonesia yang di tuangkan dalam Nawacita, yang memuat sembilan agenda prioritas perubahan dalam rangka mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian," kuncinya.(drp/jul)









Komentar