13 Jun 2019 08:49

Keselamatan Wisatawan Prioritas, Evaluasi Kasus WNA Meninggal

Ilustrasi

MANADOPOSTONLINE.COM—Peristiwa meninggalnya seorang turis Cina di Taman Laut Bunaken, Selasa (11/6) terkesan disembunyikan. Pasalnya peristiwa ini nanti tercium publik sehari sesudah kejadian.

Kejadian nahas ini menimpa  Xie Wei (32), perempuan kelahiran Chongqing, Tiongkok. Ia meninggal karena tenggelam. Kejadian berawal pada pukul 14.00, korban bersama seorang rekannya dan dua anggota Travel Acas Scuba Dive yakni Sendi dan Anton. Namun sebelum sesi foto bawah air, sesuai informasi korban sempat melepaskan life jaket (pelampung).

Selang berapa saat ketika akan naik ke permukaan. Korban disinyalir tidak bisa naik lagi karena pingsan dalam air. Melihat korban pingsan salah satu guide, yaitu Sendi berusaha memberikan pertolongan dengan menaikkan korban ke atas kapal motor. Namun sayang, korban tidak tertolong dan diduga sudah meninggal.

Kasi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado Harman Takasiliang mengatakan, pukul 14.35 korban tetap dibawa oleh Sendi dan Anton, anggota Travel Acas Scuba Dive ke RS Siloam Manado.

“Pukul 15.53, korban tiba di rumah sakit. Kemudian langsung menuju ke ruang ICU yang diterima dokter jaga. Selanjutnya dilakukan tindakan pertolongan dan rekam jantung. Namun korban telah meninggal dunia,” beber Takasiliang, saat dikonfirmasi harian ini kemarin.

Pukul 21.45 WITA, jenazah korban dibawa ke RS Bayangkara untuk diotopsi guna mengungkap penyebab kematian korban. 15 menit kemudian, teman korban atas nama Chen Yi dengan nomor paspor EB 7205534, tiba-tiba tidak sadarkan diri karena shock dengan kejadian ini.

Takasiliang menambahkan, Pukul 22.30 jasad korban dimasukkan ke mesin pendingin RS Bhayangkara. “Untuk teman korban Chen Yi saat ini didampingi oleh orang Indonesia yang bisa berbahasa Mandarin bernama Johanes,” sambungnya.

Diwawancarai terpisah, anggota Travel Acas Scuba Dive Sendi Sahid mengatakan, korban datang ke Indonesia secara pribadi tanpa travel. Tapi memesan Travel Acas untuk ke Bunaken melalui website.

“Korban bersama rekannya datang ke Manado hanya berdua pada 10 Juni 2019 melalui Bandara Sam Ratulangi. Mereka menginap di Hotel Ibis Manado,” singkatnya.

123








Komentar