25 Mei 2019 08:16

Sembilan Parpol Satu DPR RI, 10 Gugatan dari Sulut Ini Mendarat di MK

MANADOPOSTONLINE.COM—Hasil pemilu di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dibawa ke Mahkamah Konstitusi (MK). Ada sembilan partai politik dan satu caleg DPR RI layangkan gugatan.

 

Berdasarkan data yang dihimpun Manado Post hingga tadi malam sudah 312 gugatan dicantumkan MK dalam website resminya. 10 di antaranya milik Sulut. Gugatan mereka sebagian besar terkait Pelanggaran Administrasi Pemilu (PAP).

“KPU Sulut menyerahkan pada mekanisme di Bawaslu sesuai peraturan perundangan-undangan. KPU Sulut juga melakukan monitoring dan asistensi terhadap KPU kabupaten/kota yang digugat,” singkat Kordiv Hukum KPU Provinsi Sulut Meydi Tinangon.

Pakar politik Dr Donald Monintja mengatakan, sesuai aturan parpol maupun perorangan bisa mengajukan gugatan. Hal itu membuat penetapan calon terpilih baik di Pileg, Pilpres, DPD, ditunda.

“Jadi tinggal ditunggu hasilnya apa. Artinya calon-calon terpilih ini jangan senang dulu sebab ada proses selanjutnya dari MK maka KPU wajib menindaklanjutinya,” tukasnya.

Monintja pun menyebutkan, pembatalan hasil pemilihan pernah terjadi di daerah ini. “Jadi putusan MK itu bisa ada pembatalan terhadap rekapitulasi suara, dan PSU sangat terbuka dan bisa saja terjadi," tutupnya.

Dari data, gugatan parpol dan caleg DPR RI ini berbeda-beda. Misalnya PDI Perjuangan. Partai berlambang banteng moncong putih itu menggugat hasil pileg DPRD Manado khusus dapil Tuminting-Bunaken-Bunaken Kepulauan.

Ditengarai ada penggelembungan suara untuk Partai Golkar di dapil ini. Selanjutnya gugatan Jerry Sambuaga dalam dokumen permohonannya mengklaim jika total suara yang dia dapatkan 70.632. Sedangkan sesuai penetapan KPU, suara Sambuaga 69.160.(opn/gel)

Gugatan di MK dari Provinsi Sulawesi Utara:

12








Komentar