23 Mei 2019 14:12

Akibat Hujan Deras, Jalan Maumbi-Ranomerut Lumpuh Seharian

Ruas Jalan Maumbi-Ranomerut tak bisa dilewati warga. Dikarenakan seluruh badan jalan tertimbun material longsor.(Lerby/Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM—Bencana tanah longsor kembali terjadi di wilayah Minahasa. Kali ini longsor menutup sebagian jalan Maumbi-Ranomerut di Kecamatan Eris, Kabupaten Minahasa.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Johanis Pesik mengatakan, longsoran tanah dengan tinggi sampai dua meter menutupi bagian jalan sepanjang 45 meter.

"Bencana longsor terjadi pada Pukul 16.00 WITA, pasca guyuran hujan deras di Kecamatan Eris sejak Selasa (21/5) lalu," ungkapnya, Rabu (22/5) kemarin.

Lanjutnya, Tim BPBD bersama masyarakat langsung membersihkan longsor dengan peralatan seadanya. Namun tidak berhasil karena volume material longsor cukup besar.

"Hari ini sudah ada alat berat yang digunakan, untuk membuka jalur yang tertutup. Dan untung saja saat ini akses jalan sudah dapat dilalui," ungkapnya lagi.

Ditambahkan Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kabupaten Minahasa Alex Dotulong,  bencana tanah longsor itu hanya menyebabkan putusnya akses jalan Maumbi-Ranomerut. Namun, tak sampai mengakibatkan korban jiwa.

"Ini adalah jalan desa yang digunakan sebagai akses menuju daerah perkebunan. Selain itu, menjadi akses tembus ke desa tetangga Ranomerut," ujarnya.

Karena sebagian jalan tertutup longsoran tanah, warga yang akan menuju ke Desa Ranomerut terpaksa harus menggunakan jalan alternatif.

Lanjut dirinya mengimbau, kepada warga agar tetap berhati-hati apabila beraktivitas di saat hujan deras, terutama warga yang bermukim di daerah bantaran sungai dan pegunungan atau lereng yang rawan longsor.

"Cuaca saat ini kerap kali tak menentu. Walaupun sudah masuk musim kemarau namun masih sulit diprediksi. Untuk itu, warga tetap diimbau agar selalu berhati-hati,"tutupnya.(tr-03/jul)









Komentar