23 Mei 2019 12:37

Dicanangkan di HUT Kepemimpinan, Bupati-Wabup Sangihe Bangkitkan Gerakan Cinta Daerah

Bupati Jabes Gaghana menyampaikan ungkapan hati dan sambutan di depan ASN lingkup Pemkab Sangihe. Dalam perayaan HUT ke-2 kepemimpinan, kemarin.(Dok Humas)

MANADOPOSTONLINE.COM—Peringatan dua tahun kepemimpinan Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Gaghana ME dan Wakil Bupati Helmud Hontong SE (Gahagho), digelar Rabu (22/5), kemarin. Meski dilakukan sederhana, namun penuh makna.

 

DI tahun kedua kepemimpinan, Gahagho mencanangkan Gerakan Restorasi Jati Diri ke-Sangihe-an. Dengan tema ‘Kembalikan Sangihe di Papanuhung Santiago Tampungang Lawo’.

“Ini dimaksudkan, menjadi momentum masyarakat termasuk diaspora Sangihe merantau di luar daerah. Untuk bangga menjadi orang Sangihe. Restorasi jati diri kembalikan Sangihe bermakna selain ajakan untuk kembali. Pada nilai luhur budaya seperti megaghile, masasumbala, metatengkang dan metatalentu, bermuara pada kontraksi sosial ideal Malunsemahe (Damai Sejahtera). Juga kembali pada kearifan lokal dalam hal pola hidup keseharian,” paparnya.

Implementasi dari restorasi jati diri Sangihe, dimulai dengan pencanangan penggunaan bahasa daerah Sangihe setiap Jumat. “Hal ini dimaksudkan, selain menjaga bahasa Sangihe tidak punah, secara psikis menumbuhkan rasa cinta dan bahasa jadi orang Sangihe,” ujar Gaghana.

Selain Berang Sangihe, juga dicanangkan gerakan hidup sehat dengan menggunakan produk minyak kelapa Lanang Bango. Yakni minyak kelapa olahan sendiri ataupun olahan kelompok-kelompok usaha masyarakat di kampung. Sebagai pengganti minyak goreng berbahan baku kelapa sawit.

“Minyak kelapa jauh lebih sehat dari minyak kelapa sawit,” jelas bupati.

Selain itu juga diresmikan penggunaan nama Pendopo Santiago menjadi Papanuhung Santiago Tampungang Lawo.(wan/gel)









Komentar