23 Mei 2019 11:24
Assa: Dilanjutkan di APBD-P

Jalur Ambulans `Tabiar`

Jalur ambulans yang belum selesai dibangun di Jl. R.W. Monginsidi.(Grady/Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM—Pembangunan jalur ambulans yang menghubungkan Bahu-Malalayang hingga kini tidak jelas. Karena belum dilanjutkan sejak tahun lalu.

 

Warga Malalayang Rudi Mamangkey mempertanyakan, kapan jalur ambulans tersebut dilanjutkan. “Sebab terkesan proyek tersebut dibiarkan. Baru setengah dibangun, tidak dilanjutkan lagi,” ungkapnya.

Terpisah, Plh Kepala Dinas PUPR Kota Manado Peter Assa mengatakan, pembangunan jalur ambulans tersebut tidak dianggarkan dalam APBD Kota Manado 2019. “Tapi nanti ditata di APBD-P. Sehingga pembangunan jalur ambulans bisa dilanjutkan,” ujar Assa, yang baru dua pekan menjabat Plh Dinas PUPR.

Dia menjelaskan, pembangunan jalur ambulans tersebut merupakan diskresi Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut. Karena menerima banyak keluhan terkait keluarga pasien terjebak macet di jalan Bahu-Malalayang. “Karena itu jalur ambulans ini menjadi prioritas kami untuk dilanjutkan,” katanya.

Menurut dia, dengan terhubungannya jalur ambulans Bahu-Malalayang, memudahkan akses mobil ambulans ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Kandou. “Jadi tidak ada lagi kasus mobil ambulans yang terjebak macet,” ungkapnya.

Dia berharap, pembangunan jalur ambulans tersebut mendapatkan dukungan dari semua pihak. Agar pembangunannya berjalan lancar. “Dengan dibangunnya jalur ambulans ini, bisa menolong nyawa pasien yang akan dibawa ke RSUP Kandou,” sebutnya. Sebelumnya, Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut membawa masalah pembangunan jalur ambulans Bahu-Malalayang ke Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) agar mendapatkan izin dari Kementerian PUPR untuk pembangunannya. Usulan wali kota Manado tersebut diterima Jokowi.(ite/gel)









Komentar