23 Mei 2019 09:40

Kejati Sulut Warning Pemerintah Kecamatan

Giat penerangan hukum yang digelar di Kecamatan Sario, Rabu (22/5) kemarin. (RIDEL PALAR/MP)

MANADOPOSTONLINE.COM—Tim Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara (Sulut) kembali melakukan kegiatan Penerangan Hukum. Kali ini lokasinya di Kecamatan Sario, Selasa, (21/5) kemarin.

Tim yang dipimpin Kepala Seksi Penerangan Hukum Yoni Mallaka SH ini, terdiri dari Kasi E pada Asintel Kejati Sulut Khathryna I Pelealu MH, Reny Hamel SH, Augustinus Nong dan Tertius Lumimbus.

Kasipenkum menyampaikan materi tentang Tindak Pidana Korupsi; Tim Pengawalan dan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D). Sedangkan Kasi E pada Asintel Khathryna Ikent Pelealu menyampaikan materi tentang Tindak Pidana Narkoba.

Mallaka dalam pemaparannya, menjelaskan pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan serta kepala lingkungan merupakan ujung tombak dalam pelayanan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan, apalagi akan ada dana kelurahan.

“Tahun 2019 pemerintah akan mengucurkan dana kelurahan sebesar 3 triliun rupiah, yang dialokasikan kepada 8.122 kelurahan di Indonesia termasuk kelurahan-kelurahan yang ada di Kota Manado,” sebutnya.

“Karena itu kami meminta agar dalam pengelolaan dana kelurahan nantinya dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Mallaka pun mencontohkan, untuk pengelolaan dana desa di seluruh desa yang ada di Kabupaten Minahasa, telah dilakukan pengawalan dan pengamanan oleh TP4D Kejari Minahasa.

Sementara itu, Khathryna Ikent Pelealu menyampaikan materi tentang narkotika dan obat-obat terlarang. Di hadapan peserta Ikent menguraikan tentang definisi Narkoba serta jenis-jenis yang termasuk di dalamnya serta ancaman pidana sebagaimana yang di atur dalam UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Sudah ada 94 jenis narkoba baru yang sudah masuk di Indonesia. Oleh karena itu dibutuhkan kerja keras dari semua pihak baik pemerintah, penegak hukum, maupun masyarakat untuk memberantas hal-hal tersebut,” warning-nya

“Guna memberantas penyalahgunaan narkotika dan obat-obat terlarang ini, Kejati Sulut melalui Tim Penkum telah masuk ke sekolah-sekolah dan instansi-instansi pemerintah termasuk Kecamatan Sario saat ini, agar kita tahu tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, kita tahu tentang dampak hukumnya dan kita bisa bersama-sama membentengi diri kita, membentengi keluarga kita dan membentengi lingkungan tempat tinggal kita dari ancaman narkotika dan obat-obat terlarang ini,” terang Ikent.

Selesai pemaparan dari kedua narasumber, dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Dalam kegiatan ini, juga dilaksanakan penyerahan stiker dan brosur anti korupsi dan anti narkoba kepada para peserta yang secara simbolis diserahkan oleh Kasipenkum kepada Camat Sario Handry Lasut SE.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Sario ini, dihadiri jajaran Pemerintah Kecamatan Sario. Acara dimulai pukul 9.00 WITA. Diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dilanjutkan dengan sambutan Camat  Sario Handry Lasut.

“Kegiatan ini sangat penting dalam rangka menunjang lancarnya pelaksanaan tugas seluruh aparatur pemerintah di kecamatan,” tandas Lasut.(gnr)









Komentar