22 Mei 2019 08:42

Kawanua di Jakarta Dilarang Dekati Demo

Aparat kepolisian saat mencoba berdialog dengan salah satu peserta aksi massa di depan Bawaslu. (Dery/JawaPos.com)

MANADOPOSTONLINE.COM—Mabes Polri menetapkan status siaga I selama lima hari di Jakarta. Mulai 21 hingga 25 Mei. Warga Sulut di ibu kota negara diinstruksikan waspada. Kawanua diminta hindari aksi massa di kantor KPU dan Bawaslu.

 

Pasca pengumuman hasil rekapitulasi perhitungan suara yang dilakukan KPU RI Selasa (21/5) subuh kemarin, pantauan Manado Post, kondisi ibu kota DKI Jakarta relatif kondusif. Penjagaan ketat aparat gabungan baik TNI dan Polri terlihat di bilangan JL MH Thamrin (depan Bawaslu RI). Penjagaan ketat dengan penutupan sejumlah ruas jalan.

Beberapa titik di Jakarta Pusat macet total. Seperti di Jl Sudirman hingga Bundaran HI, sampai Monumen Nasional (Monas). Bahkan, pengemudi transportasi online baik kendaraan roda dua maupun roda empat enggan mengambil penumpang. Yang mengarah ke titik-titik tersebut.

Warga Kawanua yang sehari-hari beraktivitas di Jakarta, mengaku tetap menjalankan kegiatan seperti biasanya. Meski begitu mereka mengungkapkan ada imbauan. Menghindari sejumlah akses menuju lokasi berkumpulnya massa.

“Masih seperti biasa. Aktivitas kantor berjalan normal. Tidak sampai diliburkan. Mungkin hanya membatasi kegiatan bepergian ke daerah lokasi pusat massa. Karena akan terjebak macet,” sebut Gratia Rotti, salah satu pegawai instansi pemerintahan, yang berkantor di bilangan Jl Banteng Timur, Pasar Baru, Jakarta Pusat ini ketika diwawancarai harian ini, Selasa (21/5). “Selebihnya aparat kepolisian sudah berjaga-jaga,” sambungnya.

12








Komentar