21 Mei 2019 12:58

Dikalahkan 01, 02 Putuskan Lanjut ke MK

Prabowo dan Sandiaga Uno (Istimewa)

MANADOPOSTONLINE.COM--Calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto - Sandiaga Uno memutuskan akan menempuh jalur Mahkamah Konstitusi (MK) menyikapi hasil Pilpres 2019.

Keputusan diambil pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 itu berkonsultasi dengan petinggi partai yang tergabung dalam Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Selasa (21/5) ini.

"Menyikapi hasil dari KPU RI yang sudah mengumumkan hasil rekapitulasi nasional pada dini hari tadi. Nah, rapat hari ini, memutuskan paslon 02, akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi," ucap Direktur Advokasi dan Hukum BPN Sufmi Dasco Ahmad ditemui di Jakarta Selatan.

Prabowo - Sandiaga punya tiga hari ke depan mengajukan gugatan ke MK atas hasil Pilpres 2019. BPN Prabowo - Sandiaga berpacu dengan waktu untuk mengajukan gugatan. "Oleh karena itu, dalam tempo beberapa hari ini, kami akan mempersiapkan materi sesuai dengan tenggat waktu yang ada untuk memajukan gugatan ke MK," ucap dia.

Sebagai informasi, jika gugatan tak kunjung masuk ke MK, Komisi Pemilihan Umum (KPU) bakal menetapkan pasangan capres dan cawapres terpilih untuk Pilpres 2019.

KPU memberi batas waktu tiga hari, bagi pihak yang keberatan mengajukan gugatan ke MK. Batas waktu itu mulai dihitung sejak KPU mengumumkan hasil perolehan suara.

Ketika gugatan ke MK masuk, KPU tidak akan menetapkan pasangan capres dan cawapres terpilih untuk Pilpres 2019. Penetapan pasangan terpilih, menunggu rampungnya sidang gugatan di MK.

Hanya saja, Dasco tidak membeber secara jelas alasan Prabowo - Sandiaga akhirnya menempuh jalur MK. Dia hanya menyinggung proses penghitungan suara Pilpres 2019 yang membuat perolehan Prabowo - Sandiaga berkurang.

"Kami melihat bahwa ada pertimbangan-pertimbangan, kemudian ada hal-hal sangat krusial terutama mengenai perhitungan-perhitungan yang sangat signifikan yang bisa di bawa ke MK," pungkas dia.

Sebelumnya, KPU telah mengumumkan hasil perolehan suara Pilpres 2019, Selasa dini hari. KPU mengumumkan perolehan suara pasangan Joko Widodo - Ma'ruf Amin mengungguli Prabowo - Sandiaga.

Perolehan suara Pilpres 2019, Calon presiden dan wakil presiden nomor urut satu Jokowi - Ma'ruf mendapatkan 85.607.362 atau mendapat 55,50 persen dari total suara sah secara nasional. Sementara itu, pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo - Sandiaga hanya mendapat 68.650.239 atau 44,50 persen dari total suara sah nasional. Selisih suara Jokowi dengan Prabowo sebesar 16.957.123.(jpnn)









Komentar