20 Mei 2019 09:15

Sepakat Serahkan ke Konstitusi, Warga Diminta Hormati Hasil Pemilu

MANADOPOSTONLINE.COM—22 Mei Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengumumkan hasil pemilihan umum (pemilu) 2019. Baik pemilihan presiden (pilpres) maupun pemilihan legislatif (pileg). Isu people power pun ramai dibicarakan.

Para tokoh masyarakat, TNI/Polri, serta petinggi partai politik (parpol) Sulawesi Utara (Sulut) mengimbau semua pihak menghormati hasil yang akan diumumkan penyelenggara pemilu. Serta mengutamakan jalan konstitusi jika tak menerima hasil pemilu.

Seperti disampaikan Ketua Lembaga Warisan Budaya Bolaang Mongondow Raya (BMR) Chairun Mokoginta. Dirinya pun mengharapkan serta mengimbau seluruh masyarakat di BMR tetap menjaga keamanan.

"Mari kita jaga ‘pogogutat bo pototolu adi’. Semboyan budaya yang bermakna, selalu menjaga hubungan harmonis dalam bingkai persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa," harapnya.

Dia juga meminta masyarakat BMR menerima apa yang menjadi keputusan dan hasil yang diperoleh pemilu. “Karena segala keputusan itu atas kehendak Allah SWT. Siapapun yang jadi pemenang, itulah presiden kita. Siapa pun pemenangnya nanti itu sudah ketentuan Allah SWT," pungkasnya.

Tokoh masyarakat dan budaya Minahasa Lefrando Andre Gosal berkata senada. 22 Mei menurutnya pengumuman hasil rekapitulasi tingkat nasional atau hasil dari pesta demokrasi Indonesia 17 April lalu.

"Hasil Pemilu 2019 ini seharusnya dirayakan bersama seluruh bangsa. Sebagai bukti kedaulatan rakyat, yang secara politik telah menentukan pemimpinnya sendiri di segala tingkatan," sebut Ketua Aliansi Adat Nusantara tersebut.

Menurutnya, meski begitu banyak persoalan yang dihadapi di Pemilu 2019, dirinya mengajak tetap percaya integritas penyelenggara pemilu.

"Kalau ada yang punya niat dan sikap tidak baik, menolak hasil Pemilu 2019 dengan cara yang inkonstitusional, warga negara mari bersama mendukung aparat keamanan baik TNI maupun Polri bertindak tegas sesuai perundang-undangan yang berlaku," kuncinya.

123








Komentar