24 Apr 2019 14:21

Cegah Korupsi, KPK Sambangi Minahasa

ROR bersama sejumlah kepala daerah turut serta dalam Rapat Koordinasi dan Supervisi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi, di Rumah Dinas Wali Kota Tomohon, Selasa (23/4).(Dok Humas)

MANADOPOSTONLINE.COM---Bupati Minahasa Ir Royke Oktavian Roring (ROR) turut menghadiri Rapat Koordinasi dan Supervisi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi (Pencegahan Dan Penindakan), Selasa (23/4) di Aula Rumah Dinas Wali Kota Tomohon.

Dalam materi yang disampaikan Pimpinan Tim Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK-RI) Budi Waluya SE MBA dan Ketua Koordinasi Wilayah IX KPK RI Dwi Aries Sudarto SH, Monitoring Centre Of Prevention (MCP) Sulut Tahun 2018 sebesar 61 persen. Angka ini naik, ketimbang realisasi tahun sebelumnya, yakni 53 persen.

“Yang perlu dievaluasi untuk Tahun 2018 yakni, belum optimalnya pemenuhan evidence yang dilakukan oleh OPD terkait, koordinasi yang kurang maksimal antar OPD, kurangnya memahami indikator capaian MCP dan beberapa evidence yang harus dipenuhi dalam MCP di luar kuasa pemda,” terang Waluya.

Sementara itu, bersamaan dengan pelaksanaan kegiatan yang diinisiasi lembaga antirasuah tersebut. Pemkab Minahasa, nyatanya turut menggelar acara serupa yang nantinya dihelat hari ini Rabu (24/4), dalam pemaparannya ROR menginstruksikan kepada seluruh pimpinan SKPD agar menghadirkan seluruh Pejabat Eselon III dan Bendahara.

"Esok, (hari ini, red) KPK RI akan melaksanakan Sosialisasi Pencegahan Korupsi di Wale Ne Tou Tondano. Oleh sebab itu, para Kepala SKPD wajib menghadirkan seluruh pejabat dan bendahara. Khusus pendidikan dan kesehatan wajib menghadirkan kepala sekolah dan pegawai kesehatan," ajaknya. Sembari menambahkan hukum tua dan lurah juga diwajibkan mengikuti kegiatan sosialisasi hari ini, guna menutup gerak terjadinya korupsi di Minahasa.(tr-03/jul)









Komentar