24 Apr 2019 13:50

15 Tahun Tak Nikmati Listrik 24 Jam, Warga Pulau Biaro `Tabiar`

Ilustrasi.(Istimewa)

MANADOPOSTONLINE.COM---Pemerataan pembangunan nampaknya masih jauh api dari panggang di Kabupaten Kepulauan Sitaro. Ya,  hal ini jelas terlihat dari negeri 47 pulau, Pulau Biaro sepertinya masih terkesan di anak tirikan oleh pemerintah kabupaten.

Di tengah perkembangan zaman seperti sekarang, warga Pulau Biaro masih terkendala dengan tersedianya pasokan listrik 24 jam. Otomatis, penyediaan secara swadaya, ataupun pasrah dengan keadaan jadi dua pilihan yang harus diambil warga. Sontak, sejumlah warga pun sempat menyeletuk, soal permasalahan listrik ini. Hingga menjadi lelucon saat kampanye dalam Pilkada beberapa waktu lalu.

"Saat ini kita terus menuntut keseriusan dan bukti dari pemerintah. Sebab sudah memasuki 15 tahun dalam garis pemerintahan yang sama, tidak ada yang ditepati, terkait suplai listrik ini. Padahal warga di sini sangat membutuhkan listrik selama 24 jam," ketus warga yang enggan dikorankan namanya.

"Saat ini, listrik hanya beroperasi Pukul jam 18.00 WITA-06.00 selebihnya, kita pakai kekuatan pikiran," candanya.

"Memang nasib kami sudah seperti ini, mau bagaimana lagi? Kita berharap ada keseriusan jangan hanya retorika mendesak PLN kemudian membodohi kami, seolah-olah kita dibiarkan," timpal warga lainnya.

Sementara itu, Manager UP3 Tahuna Hiro Pardede mengatakan, hal ini memang cukup sulit dilakukan, sebab usulan dari pemerintah daerah untuk peningkatan daya, masih ada beberapa hal yang harus dipenuhi, terutama terkait penyiapan logistik dan pasokan listrik.

"Tidak mungkin kita melakukan penambahan daya, tanpa ada ketersediaan logistik, seperti BBM. Apalagi, saat ini kuota BBM secara keseluruhan telah dibatasi. Sehingga kita terus mencari solusi menyiapkan alternatif mesin pembangkit. Karena mesin diesel tak memungkinkan," terang Pardede. (drp/jul)









Komentar