18 Apr 2019 09:28

Tak Ganti Plat, Randis Lelang Diblokir

Ilustrasi

MANADOPOSTONLINE.COM—Kendaraan dinas (randis) yang ada di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) ataupun di 15 kabupaten/kota yang telah dilelang diharapkan secepatnya mengganti dengan plat hitam. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Olvie Atteng.

 

"Saya minta kepada pengguna randis baik roda dua maupun empat yang telah dilelang, diharapkan bagi pemiliknya untuk secepatnya mengganti ke plat hitam. Kalau tidak ganti ke plat hitam, kendaraan itu akan diblok," tegasnya.

Atteng mengatakan, hal ini tak hanya diterapkan pada pemerintah provinsi saja, namun seluruh kabupaten/kota di Sulut yang telah berhasil dilelang untuk segera balik nama kendaraan. Pemblokiran tersebut, menurut Atteng, harus dilakukan agar semua patuh terhadap regulasi.

"Ini upaya kita agar supaya patuh. Dan kita juga bakal menjaring pajak untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ya kalau masih tidak mau mengganti, maka segera kita blok. Kita akan berkoordinasi dengan instansi terkait serta badan yang menangani pelengan untuk meminta data. Jika masih kita temukan, maka kita tegur. Kalau tidak, maka kendaraan tersebut kita blokir," tuturnya.

Dijelaskannya wajib pajak (WP) yang tidak mengganti status kendaraan dari plat merah ke plat hitam, menurut Atteng, akan berdampak pada perangkat daerah asal kendaraan tersebut. Karena itu, dirinya meminta agar perangkat daerah harus proaktif dalam mendukung kebijakan tersebut.

"Jika terjadi insiden di lapangan yang dikejar adalah perangkat daerah bersangkutan. Padahal, kendaraan yang telah dilelang sudah bukan lagi milik pemerintah. Namun karena masih plat merah di perangkat tersebut, maka harus bertanggung jawab. Karena itu, sebagai pemilik aset harus juga proaktif dalam mendata semua kendaraan dan melaporkan ke kita. Plat merah juga wajib membayarkan pajak," kuncinya. (tr-02/can)









Komentar