29 Sep 2018 11:18
Masuk Jaring, Siap-siap Jadi Santapan

Melihat Langsung Cara Nelayan `Menjebak` Hiu

TERJEBAK: Nelayan asal Kombi memegang seekor hiu yang masuk dalam jalanya. ( Revliando Abdillah/MP)

Tak jarang jalanya robek karena ikan. Banyak juga kepiting merusak jaring ikannya yang menempel. "Ada tiga ikan yang didapat. Bobara 3 ekor berukuran sedang dan besar. Kalau di kampung dihargai 100 ribu. Goropa 2 ekor dan ikan kecil lainnya,” kata Om Dan tersenyum lebar.

Karena air sudah terlanjur surut, maka dia memutuskan untuk mengangkat jaring esok hari, sewaktu air mulai pasang. Karena malam itu jaring tersangkut di karang. "Kalau dipaksa, jaringnya bisa robek," katanya. Sampai saat itu, sang hiu yang dicari belum nongol. Esok paginya, ketika air mulai pasang, Om Dan kembali memeriksa jaring.

Saat akan diangkat, seekor ikan berwarna abu-abu, berdada putih, dengan panjang 80 cm terperangkap di jaring. Ikan sudah dalam keadaan lemas, tapi tetap berontak ingin lepas. "Dapat keboleng (hiu) satu ekor," katanya, tertawa. Dirinyapun membuka jaring yang melilit hiu itu.

"Tak tahu hiu jenis apa ini. Karena memang ada berapa macam," terangnya. Diapun membawa hiu tersebut ke gubuk. “Biasanya kalau dapat dijual atau dimakan di rumah,” tandas Om Dan. Saat diamati, hiu yang ditangkap Om Dan itu seperti jenis hiu sonteng atau silvertip shark.

Bergeser ke Minut. Di Desa Minaesa Kecamatan Wori atau lebih dikenal Kampung Talawaan Bajo, banyak nelayan yang menangkap hiu. Tekniknya berbeda dengan yang dilakoni nelayan di Kombi, Minahasa. Ahmad, salah satu nelayan menjelaskan, teknik yang digunakan layaknya menangkap ikan tuna.

Yakni memakai tali nilon ukuran 110 mm yang ujungnya dikait dengan gomala (kail). “Umpannya cumi atau deho. Langsung dilempar ke laut," ungkapnya. "Biasanya kita melaut menggunakan perahu fiber. Berukuran 15 x 2 meter, dengan mesin 15 PK. Jauhnya 20 mil dari bibir pantai. Dari situ kita sudah bisa menangkap hiu juga tuna," katanya.

Dia menerangkan, jika lagi musimnya tak perlu waktu lama. "Biasanya kalau musim langsung dapat. Tidak perlu waktu lama. Sekali melaut, satu perahu dengan dua nelayan boleh mendapatkan 1 sampai 2 ekor. Kalau beruntung, bisa juga 5 ekor," katanya.

Ukuran hiu yang ditangkap 3 sampai 4 meter. "Ukuran biasanya 3 sampai 4 meter. Mulai dari kepala sampai ekor. Ada dua jenis yang sering ditemukan. Hiu cakalang dan hiu ekor panjang," ungkapnya, sembari menambahkan ada juga ukuran lebih besar. Namun mereka enggan menangkapnya karena takut diserang.(***)

123








Komentar