14 Sep 2018 11:35

Pelemahan Rupiah Belum Pengaruhi Pasar Saham, Investor Sulut Diimbau Wait and See

MyPassion
Fonny The

MANADOPOSTONLINE.COM—Nilai tukar rupiah yang sedang bergejolak membuat sektor investasi saham sedikit terpengaruh. Pasalnya, dengan rupiah yang melemah bahkan mendekati Rp 15 ribu per USD, investor diminta hati-hati dalam menentukan pilihan investasi. Namun, investor diminta tak usah khawatir. “Investor pasar modal di Sulut diimbau tidak berspekulasi dalam menentukan pilihan investasinya di pasar saham,” beber Kepala kantor PT Bursa Efek Indonesia- Kantor Perwakilan Manado, Fonny The.

 

Dia mengatakan, kondisi pergerakan pasar saham saat ini memang masih cukup bagus. “Namun tetap harus wait and see dalam menentukan. Apalagi ketika pasar saham dan keuangan sedang bergejolak oleh karena nilai tukar serta perang dagang antara Tiongkok dan Amerika,” ucapnya.

Ia pun mengimbau, sekira 7 ribu investor di Sulut dapat cermat dalam memilih ke mana ia berinvestasi. “Dengan situasi seperti ini pastinya pelaku pasar modal Sulut akan dan harus lebih berhati-hati untuk transaksi,” ucapnya.

Namun, dia mengaku optimis pemerintah bisa mengambil langkah strategis guna mengantisipasi pergerakan ekonomi yang bisa terjadi ke depannya. “Benar kami tentu masih optimis, sehingga bisa meyakinkan investor terhadap makro ekonomi Indonesia khususnya di Sulut, sehingga ada jaminan bagi investor kita,” pungkas Fonny.

Di sisi lain, ekonom Sulut Robert Winerungan menilai, investor lokal pasar modal akan sangat membantu dalam menjaga stabilitas kinerja bursa saham. “Mereka yang akan menopang ini ke depannya, sehingga di saat seperti ini dibutuhkan ketenangan. Aksi spekulator tentu akan berpengaruh terhadap pelaku pasar modal lainnya,” ujarnya.

Dalam berinvestasi, lanjut Winerungan, membutuhkan keputusan yang tepat. “Mesti pintar melihat situasi, kalau sekarang saya rasa masih aman, pemerintah pasti bisa mengatasi gejolak yang ada, investor Sulut tak perlu takut,” kunci akademisi Fakultas Ekonomi Unima ini.(tr-05/fgn)

Kirim Komentar