14 Sep 2018 12:44

Jalan Manado-Tondano via Tombulu Masuk Pengaspalan

MyPassion
Proyek jalan Manado-Tondano via Tombulu mulai masuk tahap akhir. Dalam waktu dekat jalur alternatif ini sudah bisa dinikmati para pengguna jalan. (Lerby Tamuntuan/MP)

MANADOPOSTONLINE.COM — Jalur Manado-Tondano via Tombulu yang melintasi Desa Koka, Kembes, Rumengkor dan Suluan mulai masuk tahap penyelesaian. Pasalnya, jalur ini menjadi akses alternatif dari dan ke Manado selain jalur Tinoor.  Terpantau, Kamis (13/9) kemarin pengerjaan jalan sudah masuk tahap pengaspalan.

Harley Poluan warga Desa Kembes menyampaikan, perbaikan jalan ini mesti dikebut. Menurutnya sudah berapa kali terjadi kecelakaan tunggal di jalan tersebut akibat proses pengerjaan yang lambat dan tidak merata. “Beberapa waktu lalu kebetulan saya lewat terlihat tidak ada pengerjaan. Menurut kerabat hampir dua minggu memang tidak ada aktifitas pengerjaan jalan. Kami dari masyarakat hanya mengharapkan pengerjaan bisa dipercepat,” harapnya.

Terpisah, salah satu pekerja jalan saat diwawancarai mengaku saat ini proses pengerjaan akan mulai dikebut.  “Dalam waktu satu bulan ini kami akan kejar pekerjaan, agar bisa selesai semua tepat waktu. Kami meminta maaf apabila ada keterlambatan pekerjaan, itu diakibatkan faktor cuaca dan beberapa kendala teknis alat,” ucapnya.

Di sisi lain, Kepala Bidang Bina Marga PUPR Provinsi Sulut Sylviana Rotinsulu membeber, untuk perbaikan ruas jalan Manado-Tondano tersebut memakan anggaran sekira Rp 4,8 miliar. “Perbaikan dan pelebaran jalan ini terbagi dua tahap. Pertama di wilayah Rumengkor-Suluan sepanjang 625 meter. Kemudian, segmen ke dua di wilayah Sawangan sepanjang 400 meter,” kata dia.

Jalan tersebut, lanjutnya, dibuat lebar menjadi 7 meter. “Itu agar pengendara bisa merasa aman. Pengerukan bukit dilakukan karena ruas jalan tersebut rawan akan longsor,” tukasnya.

Dia berharap masyarakat di wilayah jalur jalan Manado-Tondano bisa memahami bersama pembangunan jalan yang diperuntukan untuk kepentingan umum. “Dalam waktu dekat sudah rampung,” kunci Rotinsulu. (tr-03/fgn)

Kirim Komentar