14 Sep 2018 15:57

Dagang Kaos Antimornarki, Pedagang Perempuan Thailand Ditangkap

MyPassion
Seorang wanita penjual makanan pencuci mulut di Chon Buri ditangkap kepolisian Chon Buri, Thailand pada Rabu, (11/09). Kabar mengenai penangkapan pedagang wanita itu telah dikonfirmasi kebenarannya oleh Deputi Perdana Menteri Prawit Wongsuwon (Reuters)

MANADOPOSTONLINE.COM — Seorang wanita penjual makanan pencuci mulut di Chon Buri ditangkap kepolisian Chon Buri, Thailand pada Rabu, (11/09). Kabar mengenai penangkapan pedagang wanita itu telah dikonfirmasi kebenarannya oleh Deputi Perdana Menteri Prawit Wongsuwon pada Kamis,  (12/09).  Pedagang wanita itu tertangkap tangan membuat dan memperjualbelikan kaos dengan gambar unsur antimonarki.

Bahkan disebutkan oleh Prawit Wongsuwon, Pemerintahan Laos juga turut andil dalam pencarian gerakan monarki tersebut. Jinda Achariyasilp, 55 tahun, ditangkap di kediamannya di Distrik Ban Bung.

Di kediamannya tersebut ditemukan 16 barang bukti berupa 16 helai kaos yang memiliki simbol dari gerakan yang kini sedang dicari oleh Kepolisian Thailand dan Laos. Di sana juga terdapat beberapa daftar penerima paket baju yang akan ia kirimkan.

Selain daftar penerima paket kaos gerakan terlarang, kepolisian Thailand juga mendapati naskah-naskah telepon yang dijalankan oleh Lung Sanam Luang. Dilansir dari Bangkok Post pada Kamis, (12/09), Lung Sanam Luang disinyalir sebagai kepala gerakannya.

Jinda, pedagang wanita itu mengakui keikutsertaannya dalam gerakan tersebut. Ia juga menyebutkan kalau kaos-kaos itu dijual melalui grup chat yang dia ikuti. Dengan tertangkapnya Jinda, Kepolisian Thailand sangat optimistis dapat menemukan kepala gerakan terlarang itu. (jawapos.com/mpo)

Kirim Komentar