14 Sep 2018 15:37

Bocah 9 tahun Dihukum Karena Menilai Lirik Lagu Kebangsaannya Rasis

MyPassion
Suku Aborigin sebagai penduduk asli Australia dianggap telah diabaikan. Harper menilai hal ini sebagai tindakan rasis. (jpnn/jawapos.com)

MANADOPOSTONLINE.COM — Seorang gadis sembilan tahun telah menimbulkan kontroversi publik Australia. Itu geger setelah si bocah yang bernama Harper Nielsen itu menolak berdiri saat menyanyikan lagu kebangsaan di sekolahnya.

Harper menganggap lagu kebangsaannya negaranya yang berjudul Advance Australia Fair itu rasis dan mengabaikan masyarakat pribumi Australia.

Sebagaimana dilansir dari BBC pada Rabu (12/9), Harper menilai dalam lirik lagu itu benar-benar mengabaikan penduduk asli Australia yang ada di sini sebelum mereka.

Karena sikap protesnya itu, Harper kemudian dihukum oleh pihak sekolah, Kenmore South State School di Brisbane. Ia disanksi tidak mendapar jam bermain saat makan siang pekan lalu.

Namun sikap Harper didukung oleh orang tuanya yang mengaku bangga dengan keberanian dan sikap kritis anaknya itu. Karena sudah waktunya warga Australia sadar dan berpikir.

Tapi protesnya telah membuat beberapa orang marah, di media sosial ada yang memposting tanggapan video di Facebook yang menggambarkan Harper sebagai hal memalukan.

"Di sini kami memiliki seorang anak yang telah dicuci otaknya. Saya akan menendangnya," kata pria berusia 64 tahun itu.

Bahakan pejabat setingkat menteri di Menteri Queensland yang mengurusi persoalan pendidikan dari Partai Liberal Nasional kanan tengah Jarrod Bleijie, juga mengkritik orang tua Harper dan menyebut tindakan putri mereka sebagai protes konyol.

Sementara itu, para jurnalis Australia dan pembawa acara televisi Georgie Gardner, memuji Harper karena kekuatan dan karakternya. "Saya benar-benar bertepuk tangan untuk mengingat kata-kata lagu kebangsaan meskipun banyak yang mengoceh karena tidak mempertimbangkan makna lagu itu," katanya.

Sementara di dunia Twitter, banyak juga yang memposting pesan dukungan menggunakan hashtag #HarperNielsen, menyebut bocah Australia yang paling fantastis dan brilian. (jawapos.com/mpo)

Kirim Komentar