14 Sep 2018 15:28
Empat Diantaranya Baru Kembali dari Serbia

8 Incumbent DPRD Sulut `Terbang` ke Swiss

MyPassion
Grafis.(dok Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM—Anggaran perjalanan dinas luar negeri yang ditata di APBD 2018 tak ingin disia-siakan para legislator di DPRD Sulut. Setelah beberapa waktu lalu sejumlah anggota dewan terbang ke Serbia, kini Swiss menjadi incaran para wakil rakyat itu. Tak tanggung-tanggung, 10 orang anggota dewan direncanakan bakal mengikuti agenda tersebut. Delapan di antaranya tercatat kembali mencalonkan diri di Pileg 2019, seperti Marthen Manopo, Cindy Wurangian, Ferdinand Mangumbahang, Teddy Kumaat, James Karinda, Boy Tumiwa, Eddyson Masengi, dan Syenni Kalangi.

 

Hal ini terungkap dalam rapat dengar pendapat bersama Sekretariat DPRD Sulut dengan Komisi I, Kamis (13/9), kemarin. Diungkapkan Sekretaris DPRD Sulut Bartolomeus Mononutu, 10 anggota dewan ini dibagi dua tim (lihat grafis). “Ada undangannya,” kata Mononutu.

Menariknya, dari 10 nama tersebut lima di antaranya belum lama ini ikut perjalanan dinas luar negeri, di Serbia. Mereka adalah Cindy Wurangian, Ferdinand Mangumbahang, Ferdinand Mewengkang, dan Eddyson Masengi. Termasuk Karinda. Namun dia mengaku ketika itu menggunakan anggaran pribadi.

Terkait agenda ini, anggota Komisi I Netty Agnes Pantouw mempertanyakan pembagian giliran legislator ke luar negeri. “Ada anggota dewan belum pernah melakukan perjalanan dinas ke luar negeri. Tapi di sisi lain, ada yang sudah berkali-kali,” sebut politikus Partai Demokrat ini.

Ditambahkan Jems Tuuk, Sekretariat DPRD harus membeber siapa saja anggota dewan yang pernah melakukan perjalanan dinas ke luar negeri. Juga politikus PDI Perjuangan ini meminta jumlah realisasi anggaran yang sudah terpakai.

Pada wartawan Mononutu menjelaskan jika pihaknya tak berwenang menentukan siapa yang akan ke luar negeri. “Karena kami hanya menerima undangan. Penentu siapa yang akan memenuhi undangan itu bukan kami,” tegasnya, sembari menambahkan, keberangkatan 10 anggota dewan ke Swiss berdasarkan undangan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Indonesia di Swiss dan Konjen Swiss di Makassar.(gel)

Kirim Komentar