11 Sep 2018 10:56

Gelandangan-Pengemis Rusak Wajah Kota, Maramis: Pemkot Manado Harus Seriusi

MyPassion
Roy Maramis

MANADOPOSTONLINE.COM—Pemerintah Kota (Pemkot) Manado harus menyeriusi masalah gelandangan dan pengemis, sebab akan merusak wajah kota. Hal ini diungkapkan anggota komisi A DPRD Manado Roy Maramis, kemarin.

 

Dia meminta, intansi teknis rutin melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap gelandangan maupun pengemis. Jangan hanya menunggu laporan. “Jangan sampai Manado sebagai kota pariwisata, banyak ditemukan gelandangan dan pengemis.  Ini akan merusak citra Manado,” ujarnya.

Selain itu, kata Maramis, ada juga orang sakit jiwa yang berkeliaran. Ini harus secepatnya disikapi. “Kalau perlu mereka ditangkap dan dibawa ke rumah sakit jiwa untuk mendapatkan penanganan. Sedangkan gelandangan dan pengemis harus diberikan pembinaan supaya mereka tidak lagi jadi pengemis,” pintanya.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Sammy Kaawoan mengatakan, baru-baru pihaknya sudah turun ke lapangan mengangkut satu orang gelandangan. Gelandangan itu ditemukan tidur di Taman Kesatuan Bangsa (TKB).

“Gelandangan tersebut dibawa langsung ke Dinas Sosial. Dari keterangan didapat gelandangan tersebut mengalami stres. Kami akan mencari tahu keluarganya kemudian akan dikembalikan,” ujarnya.
Menurut dia, selama ini dari hasil operasi Dinsos sudah 10 lebih gelandangan, pengemis dan orang sakit jiwa yang terjaring. “Kalau yang sakit jiwa kami bawa ke Rumah Sakit Ratumbuysang. Sedangkan pengemis dan gelandangan diberikan pembinaan,” katanya.

Dia mengatakan, pihaknya juga telah mengusulkan ke Kementerian Sosial untuk pembangunan Rumah Singgah untuk menampung gelandangan dan pengemis. “Lahan sudah ada di Kecamatan Mapanget. Tinggal menunggu anggaran dari kementerian. Kami berharap tahun anggaran sudah bisa turun,” harapnya.

Dia mengungkapkan, jika sudah ada Rumah Singgah, gelandangan dan pengemis yang ditangkap akan diberikan pembinaan pelatihan di Rumah Singgah. “Supaya ketika dipulangkan mereka memiliki keterampilan,” pungkasnya.(ite/can)

Kirim Komentar