21 Agu 2018 14:38

Trump: Turki Buat Kesalahan Menahan Pendeta Kami

MyPassion
Donald Trump. (Reuters)

MANADOPOST-Kekecewaan yang mendalam tersirat dalam ucapan Presiden AS Donald Trump. Setelah ia membantu Turki membebaskan seorang warganya, ia sangat berharap Erdogan dapat membebaskan seorang Pendeta AS Andrew Brunson.

“Saya membantu membebaskan Ozkan demi bebasnya Pastor Brunson. Saya pikir Turki telah membuat kesalahan yang buruk dengan menahan pendeta kami," kata Trump dikutip jawapos.com (Grup Manado Post).

Dilansir dari The Times Of Israel pada Selasa (21/8), Trump dilaporkan telah menelpon Perdana Menteri Israel pada Juli lalu untuk membebaskan seorang wanita yang merupakan tahanan asal Turki yang diadili di empat pengadilan yang berbeda. Perempuan itu ditahan atas tuduhan menyelundupkan dana untuk kelompok pejuang Palestina, Hamas.

Setelah dibebaskan, tahanan Turki yang diketahui bernama Ozkan mengaku sangat berterimakasih kepada Erdogan atas kebebasan yang bisa ia hirup. Tercatat bahwa Ozkan telah dibebaskan dan dikirim ke Turki pada 15 Juli.

Setelah bebasnya Ozkan, Pendeta Brunson malah harus menerima putusan pengadilan bahwa ia harus menjadi tahanan rumah. Bagi Ankara perjanjian untuk menukar tahanan Turki dan Pendeta Brunson tidak pernah terjadi.

Dengan ditahannya Brunson oleh Turki, telah mencatat sejarah baru dalam beberapa dekade ini. Kasus ini telah membuat dua sekutu Nato berada dalam krisis terburuk. Hal ini pun ikut berpengaruh pada jatuhnya nilai uang Lira terhadap Dolar.

Pada Kamis, (16/8), Menteri Keuangan AS Steve Mnuchin memperingatkan, AS akan bertindak lebih bagi perekonomian di Turki apabila Brunson tak kunjung dibebaskan. Tercatat beberapa minggu lalu, AS telah menaikan tarif harga impor alumunium Turki. Tak hanya itu, Trump juga menandatangani tindak otorisasi pertahanan untuk melarang pengiriman pesawat F-35 ke Turki jika membeli pertahanan udara S-400 milik Rusia.

Dengan adanya ancaman-ancama tersebut tak membuat Turki takut, Erdogan mengatakan, Turki siap untuk memboikot barang elektronik dari AS.(jpg)

Kirim Komentar