20 Agu 2018 11:07
Distrinaker Janji Lakukan Pengembangan

Industri Meubel Raup Puluhan Juta per Bulan

MyPassion
Salah satu lokasi industri meubel di Kelurahan Mongkonai, Kecamatan Kotamobagu Barat. (Dok MP)

MANADOPOSTONLINE.COM — Usaha kerajinan tangan yang mempunyai prospek bagus dan menguntungkan yakni membuat berbagai macam furniture atau meubel untuk perlengkapan perabotan rumah. Usaha kerajinan  ini terbilang sangat menguntungkan karena kebutuhan masyarakat terhadap tempat hunian sangat tinggi.

Seperti yang ditekuni Ali Ahmadi (43), warga Kelurahan Mongkonai, Kecamatan Kotamobagu Barat. Dari usaha itu, Ali mampu meraup puluhan juta per bulannya serta mampu membuka lapangan kerja. "Usaha ini berdiri sejak 2015 lalu. Awalnya hanya coba-coba tetapi karena prospeknya bagus keuntungann lumayan maka saya fokuskan untuk mengembangkan usaha ini," kata Ali.

Dari bahan baku kayu jenis Jati dengan kualitas yang bagus, dirinya mengaku dalam sehari mampu mencetak tiga buah kursi dibantu 10 pekerja. "Tidak hanya kursi, ada juga lemari, meja dan perabotan rumah lainnya. Jika pembuatan kursi, prosesnya lumayan lama, mulai dari bentuk kayunya digurinda, kemudian digosok, dicat dan diberi busa tempat duduk," jelasnya.

Lanjutnya, produk kerajinannya itu dijual dengan harga yang lumayan terjangkau, tergantung bentuk dan tingkat kesusahan dalam pembuatannya. "Harganya itu mulai dari Rp 2,5 juta hingga 15 juta. Sejauh ini hampir semua toko-toko meubel di Bolaang Mongondow Raya (BMR) mengambil perabotan dari sini, sehingga tidak ada barang terstok," terangnya.

Sementara itu, menurut Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Distrinaker) Fadlun Paputungan , industri meubel masih memiliki pamor yang bagus dalam perdagangannya. Karena itu katanya, pemerintah berupaya mengembangkan pelaku industri ini. "Terlebih sektor ini telah menjadi salah satu dari 10 komoditas unggulan ekspor tanah air," pungkasnya. (tan)

 

Kirim Komentar