17 Agu 2018 09:34
OD: Anggaran Sulut Siap

MERDEKA!! Gaji PNS Naik

MyPassion

JAKARTA—Kabar baik kembali menghampiri para pegawai negeri sipil (PNS). Tahun depan, pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menaikkan gaji para abdi negara tersebut.

 

“Sebagai bagian dari reformasi birokrasi yang tengah dilakukan, pemerintah bakal menaikkan gaji pokok PNS dan pensiunan PNS rata-rata sebesar 5 persen bagi pegawai, dan kenaikan tunjangan veteran sebesar 25 persen,” ungkap Jokowi dalam pidato kenegaraan di Gedung DPR-MPR kemarin (16/8), dilansir dari Jawa Pos (grup Manado Post).

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey (OD) menyebutkan, kenaikan hanya berupa gaji pokok. “Jadi kenaikan lima persen ini hanyalah untuk gaji pokok serta pensiunan. Dan itu kan sudah jelas seperti yang disampaikan presiden. Silahkan dikalikan saja, kalau misalnya gaji tiga juga, maka dikalikan saja lima persen. Itu yang akan diterima PNS,” tuturnya.

Pengusulan kenaikan gaji pokok dan pensiunan ini, menurut OD akan berlaku untuk tahun 2019. Anggaran Sulut juga sudah akan menyesuaikan. “Ya kalau sudah diusulkan, berati anggaran juga sudah siap untuk tahun 2019. Dengan kenaikan lima persen ini juga kan, berarti Dana Alokasi Umum di daerah, akan menyesuaikan untuk naik,” jelas OD. Kenaikan gaji pokok dan pensiunan ini lanjut OD, tidak akan membebankan anggaran. Karena semua sudah akan ditata dalam APBD tahun depan. OD juga meminta dengan kenaikan gaji pokok dan pensiunan ini, harus diimbangi dengan kinerja yang maksimal.

Pengamat Pemerintahan Dr Maxi Egeten mengatakan, kenaikan gaji bagi PNS hal wajar di tengah tuntutan dan biaya hidup yang semakin tinggi. “Dengan ditambahkannya gaji, seharusnya kinerja juga ditambah. Pimpinan harus tegas dalam mengintervensi agar kinerja dan pelayanan menjadi prima,” katanya.

Sementara itu, Menkeu Sri Mulyani Indrawati menyebutkan, pertimbangan pemerintah untuk menaikkan gaji PNS adalah selama beberapa tahun, gaji pegawai pemerintah tidak pernah mengalami kenaikan. Sementara tingkat inflasi terus meningkat, gaji PNS pun harus menyesuaikan dengan laju indeks harga konsumen (IHK) tersebut.

Menurutnya, PNS tetap menerima THR, tunjangan kinerja (tukin) dan gaji ke-13 tahun depan. “Tukin daerah sesuai dengan kemampuan daerah, sesuai dengan DAU. Dalam DAU yang sekarang diharapkan juga sudah mempertimbangkan THR dan gaji ke-13,” tandas Sri Mulyani dalam press conference RAPBN 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), kemarin.(tr-02/gnr)

Kirim Komentar