15 Agu 2018 15:51

Hongkong Dinilai Lebih Nyaman Ditinggali daripada Singapura

MyPassion
Hongkong berhasil merebut kembali keunggulan atas Singapura dalam survei global tahunan kota yang layak ditinggali (Reuters)

MANADOPOSTONLINE.COM — Hongkong berhasil merebut kembali keunggulan atas Singapura dalam survei global tahunan kota yang layak ditinggali. Singapura harus kalah dari Hongkong dengan selisih 0,1 persen.

Sebelumnya, Hongkong mengalami penurunan yang drastis pada Indeks Kelangsungan Hidup Global Economist Intelligence Unit (EIU) 2015 lalu. Penurunan tersebut terjadi akibat kekhawatiran atas kerusuhan yang disebut sebagai Umbrella Revolution.

Peringkat kelayakan EIU, bagian dari survei biaya hidup di seluruh dunia menetapkan skor untuk 140 kota berdasarkan stabilitas, kesehatan, budaya dan lingkungan, pendidikan, dan infrastruktur.

Setelah tujuh tahun berada di puncak, Melbourne terkalahkan oleh Wina sebagai kota yang paling nyaman ditinggali di peringkat tahun ini. Melbourne dan Wina memang menjadi saingan ketat selama bertahun-tahun.

Di sisi lainnya, Damaskus tetap bertahan di posisinya di tempat terakhir, diikuti oleh Ibu Kota Bangladesh, Dhaka, dan Lagos di Nigeria. Survei ini tidak termasuk beberapa Ibu kota paling berbahaya di dunia, seperti Baghdad dan Kabul.

Namun sebenarnya Singapura juga mendaoat skor yang baik dalam kategori perawatan, kesehatan publik. "Dalam beberapa tahun terakhir kota-kota di Eropa dipengaruhi oleh penyebaran ancaman terorisme yang dirasakan di wilayah tersebut, yang menyebabkan peningkatan tindakan keamanan," ujar EIU dalam sebuah pernyataan tentang laporan tersebut yang diterbitkan pada Selasa, (14/8).

Seperti dilansir Channel News Asia pada Selasa, (14/8), pernyataan tersebut juga mengatakan, Wina berhasil menggusur Melbourne dalam persaingan jangka panjang. Sebab peningkatan peringkat kategori stabilitas modal Austria. (jawapos.com/mpo)

Kirim Komentar