14 Agu 2018 18:56

Dugaan Mahar Sandiaga Uno, Benny Rhamdani Minta KPK Lakukan Penyelidikan

MyPassion
Ketua DPP Partai Hanura Benny Rhamdani (Istimewa)

MANADOPOSTONLINE.COM - Ketua DPP Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Benny Rhamdani mengatakan‎, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu melakukan penyelidikan terkait informasi yang disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief.

Perlunya KPK melakukan penyelidikan atas informasi tersebut karena Sandiaga Uno adalah sebagai penyelenggara negara yang disebut-sebut telah mengeluarkan dana sebesar Rp 1 triliun.

"Apakah dana Rp 1 triliun dimaksud diambil dari dana milik pribadi yang sudah dilaporkan dalam LHKPN ke KPK saat dilantik sebagai wagub atau dana Rp 1 trilun itu diperoleh dari sumber lain," ujar Benny seperti dilansir dari JawaPos.com, Sabtu (11/8).

Kata Benny, jika dana Rp 1 triliun itu bersumber dari pihak ketiga, maka Sandiaga Uno patut diduga sudah menerima gratifikasi karena terkait dengan jabatan wakil gubernur yang mau jadi cawapres.

Selain KPK menyelidiki dari aspek tindak pidana korupsi, maka Bawaslu juga harus menyelidiki praktik politik uang yang diduga dilakukan oleh Sandiaga Uno. Pasalnya ini terkait dana politik dalam proses pencalonan Pilpres 2019 yang dilarang oleh UU.

"Dengan demikian maka paket Prabowo dan Sandiaga Uno, ibarat bayi lahir prematur dan mati karena dibunuh oleh politik uang dan dugaan tindak pidana korupsi," pungkasnya. (JawaPos.com/mpo)

Kirim Komentar