14 Agu 2018 12:56

Bocah Yang Tewas Mengenaskan Ternyata Sering Juara di Kelas

MyPassion
Daud Solambela (Istimewa)

MANADOPOSTONLINE.COM - Haru duka terasa ketika memasuki Desa Sendangan, Kecamatan Kakas, Senin (13/8), kemarin.

Meski sudah malam, jalanan masih terlihat ramai. Apalagi di rumah duka, kediaman Keluarga Solambela-Taniowas. Saat wartawan Manado Post tiba di kediaman Daud Solambela, jenazah masih berada di jalan menuju Sendangan, karena baru saja menjalani otopsi di RSUP Prof Kandou.

Sejumlah masyarakat yang ditemui mengaku masih kaget dengan kejadian ini. Walaupun peristiwa nahas tersebut sudah terjadi pada Minggu (12/8).

Beberapa pelayat yang ditemui masih enggan banyak bicara. Mereka terlihat belum percaya. Sekira pukul 23.50 Wita, jenazah tiba di rumah duka.

Tangis dari keluarga kembali pecah. Masyarakat berbondong melihat jenazah. Bocah manis itu terlihat gagah dengan setelan jas hitam. Meski wajah kecilnya terlihat luka lebam.

“Daud sangat rajin beribadah. Setiap Minggu pasti masuk gereja. Dia juga dikenal anak baik dan tidak nakal,” ujar Refly Tarumingkey, salah satu tetangga Daud.

Tak hanya itu, Daud juga menurut dia pintar di sekolah. “Dari kata teman sebayanya, jika ada yang berkelahi dia langsung menghindar dan pulang rumah,” tambahnya.

Beberapa masyarakat saat ditemui mengungkapkan jika pada Minggu sore Daud sempat bermain dengan teman sebayanya.

Terpisah Kapolsek Kakas IPTU Herry Rorong mengatakan, hasil otopsi dari RS Prof Kandou Malalayang baru akan diketahui hari Kamis.

“Kami membawa korban untuk diotopsi. Hasilnya sekitar hari Kamis atau Jumat,” ujarnya.

Sementara salah satu guru korban, Florce Nender mengatakan Daud anak pandai dan sering mendapat juara kelas. “Dari semua anak yang terdaftar dia yang paling pandai,” ucapnya.

Teman sebayanya, Yeremia Sangari saat di wawancarai mengatakan, dia dan Daud sering bermain bersama. “Permainan kesukaan kami sepakbola. Dia tidak nakal dan tidak suka berkelahi,” ungkapnya sedih.(tr-08/gel)

Kirim Komentar