10 Agu 2018 16:26

Latihan Gunakan Perlengkapan Seadanya, Disdikpora Minsel Cueki Persiapan Paskibraka

MyPassion
Para anggota paskibraka berlatih tanpa pantauan dinas terkait. Atribut yang digunakan pun tidak sesuai. Tampak topi SMA digunakan untuk latihan.(Jendri/Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM—Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Minahasa Selatan (Minsel), terus memantapkan persiapan jelang peringatan HUT ke-73 RI, pekan depan. Latihan rutin tampak dilakukan 31 putra-putri terbaik Minsel setiap hari. 

Pantauan Manado Post, latihan dilakukan sejak pagi hingga sore di halaman kantor bupati. Tampak instruktur mengajarkan peraturan baris-berbaris yang akan diterapkan pada upacara nanti. Sayang, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga seolah kurang serius dalam menyokong persiapan para anggota paskibraka.

Selain seragam yang belum nampak digunakan, beberapa perlengkapan penunjang tidak disediakan. Salah satu yang paling fatal adalah baki bendera. Padahal, alokasi hingga setengah miliar dibanderol untuk kegiatan tersebut. "Baki yang digunakan itu hanya baki diambil dari rumah. Padahal setiap tahun sudah seperti ini tetap tidak berubah. Tapi kami tidak bisa berbuat banyak," ungkap salah seorang instruktur Brigadir Nofi Renga.

Meski begitu, dia menyebut mereka tetap semangat latihan. Sikap manja yang ditunjukkan di awal bisa terkikis seiring berjalannya waktu. "Sampai tadi masih ada yang pingsan. Mungkin karena fisik yang lemah karena mereka harus latihan rutin seharian setiap hari tapi sudah bisa diatasi oleh mereka," tuturnya.

Saat dikonfirmasi, Kadisdikpora Fietber Taco beralasan seragam bagi para anggota paskibraka sudah ada hanya tidak bisa dipakai setiap hari. "Kalau tiap hari kita kasih habis anggaran. Instruktur saja yang memang tidak ada. Perlengkapan sudah ada semua," tukasnya.(*)

Kirim Komentar