21 Jul 2018 15:54

Tak Memenuhi Syarat, Yal Dicoret Sebagai Calon DPD-RI

MyPassion
Penyerahan berita acara verifikasi berkas dari KPU Sulut pada bakal calon DPD-RI di kantor KPU, Jumat (20/7), kemarin.(Magdalena/Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut, Jumat (20/7) kemarin, menyerahkan berita acara hasil verifikasi terhadap 25 bakal calon DPD-RI yang sudah mendaftar. Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh mengatakan, berita acara itu diserahkan agar dokumen yang belum lengkap segera diperbaiki bakal calon.

Dari hasil verifikasi, dijelaskan Mewoh, berdasarkan syarat 23 calon belum memenuhi syarat (BMS), 1 memenuhi syarat (MS), 1 tidak memenuhi syarat (TMS). Terkait TMS, Mewoh menuturkan calon tersebut terhalang PKPU No 14 tahun 2018 pasal 60 ayat 1 yaitu bakal calon perseorangan Pemilu bukan mantan terpidana bandar narkoba, pelecehan seksual, dan korupsi. Surat edaran KPU-RI dalam verifikasi calon terbukti calon tersebut harus di-TMS-kan dan tidak dapat lanjut ke proses berikutnya. "Calon yang TMS adalah Syachrial Damopolii terkait hal ini kami sudah menyampaikan kepada semua pihak termasuk bakal calon tersebut," beber Mewoh.

Sedangkan berdasarkan syarat dukungan minimal 2.000 dukungan, 19 calon BMS, enam calon MS, dan satu calon dicoret karena terpidana korupsi. Calon tersisa tinggal 24 orang. “Proses perbaikan berkas dibuka 21 Juli sampai 24 Juli pukul 24.00 Wita,” tandasnya.

Di sisi lain Syachrial Damopolii atau akrab disapa Yal ketika diwawancarai mengaku keberatan dengan keputusan  tersebut. “KPU Sulut sebagai penyelenggara harusnya konsisten. Kami akan membawa putusan ini ke KPU-RI,” bebernya. Mantan Ketua DPRD Sulut ini menambahkan, dirinya akan membawa kasus ini ke KPU RI pekan depan. “Keputusan ini masih rancu dan lucu. Karena instruksi mengalahkan undang-undang. Saya telah menerima BB 1 sebagai perpanjangan tangan KPU RI bahwa saya lolos berkas. Saya akan menempuh langkah selanjutnya,” tandasnya.(***/gel)

Kirim Komentar