20 Jul 2018 17:51

Kemenlu Dapat Akses Malaysia untuk Verifikasi 3 Terduga Teroris

MyPassion
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, ia mendapat informasi kalau paspor ketiga WNI yang ditangkap di Malaysia ada di sistem Indonesia (Verryana Imel Novita/JawaPos.com)

MANADOPOSTONLINE.COM---Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, ia mendapat informasi jika paspor ketiga WNI yang ditangkap di Malaysia ada dalam sistem Indonesia. Hal itu ia katakan usai pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri dan Perdagangan II Brunei Darussalam, Dato Erywan Pehin Yusof pada Jumat (20/7), di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta.

Namun menurutnya, hal ini masih harus diverifikasi. Seperti yang sudah dibicarakan sebelumnya, akses kekonsuleran masih harus dilakukan untuk benar-benar memastikan ketiga orang itu adalah WNI.

"Perlu bagi kita untuk tetap mendapat akses kekonsuleran untuk bertemu mencocokan data antara paspor dengan orang," kata Retno pada Jumat (20/7).

Hingga saat ini, pihak KBRI Kuala Lumpur telah mendapatkan akses kekonsuleran yang akan diberikan otoritas Malaysia pada 24 Juli 2018. Menurut Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Kuala Lumpur, Agung, pihaknya telah mendapatkan izin dari otoritas Malaysia.

"KBRI Kuala Lumpur telah mendapatkan izin otoritas Malaysia untuk menemui mereka minggu depan dan memverifikasi data diri serta mengecek kondisi mereka," kata Agung.

Sebelumnya, selama operasi keamanan pada tanggal 12-17 Juli kepolisian Malaysia menangkap 7 orang teroris, 4 warga Malaysia, dan 3 orang diduga WNI. Mereka juga diduga terlibat dalam kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan Negara Islam Indonesia (NII). Mereka juga dituding menargetkan pembunuhan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad.(JawaPos.com/mpo)

Kirim Komentar