18 Jul 2018 15:21

Bank BUMN Didorong Genjot Branchless Banking

MyPassion
Elyanus Pongsoda

MANADOPOSTONLINE.COM—Perbankan terus didorong untuk meningkatkan transaksi tanpa kantor atau branchless banking. Hal ini sesuai dengan program Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait peningkatan inklusi keuangan. Kepala OJK Willayah Sulutgomalu Elyanus Pongsoda mengakui,  masih banyak masyarakat yang belum mengenal atau menggunakan layanan perbankan dan keuangan lainnya. “Biasanya disebabkan lokasi tempat tinggal jauh dari kantor bank, adanya biaya, atau persyaratan yang memberatkan,” ujar Pongsoda.

Sehingga, dia berujar, industri perbankan dan jasa keuangan lainnya berkomitmen untuk mendukung terwujudnya keuangan inklusif.  Termasuk lebih meningkatkan program branchless banking melalui agen laku pandai. Laku Pandai atau layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif yaitu program penyediaan layanan perbankan dan atau layanan keuangan lainnya melalui kerja sama dengan pihak lain (agen bank). Juga didukung oleh penggunaan sarana teknologi informasi. “Diharapkan perbankan dapat terus mendukung program ini (laku pandai), agar dapat tercipta inklusi keuangan,” ucap Pongsoda.

Sementara di sisi perbankan, umumnya sudah menerapkan agen laku pandai. Seperti Bank BRI yang memiliki Agen BRILink. Di mana, agen ini dapat menjalankan sejumlah transaksi keuangan di mana saja. “Saat ini untuk wilayah Sulut, sudah ada sekira 4 ribu agen BRILink,” beber Pemimpin Wilayah BRI Manado Adiyanto melalui Wapinwil Operasional Wibowo Santoso. Dia pun menambahkan untuk seluruh Kanwil Manado, BRI memiliki 16 ribu agen. “Kita terus mendorong inklusi keuangan, salah satunya terus menambah agen BRILink,” pungkas Santoso. (fgn)

Kirim Komentar