16 Jul 2018 13:37

Generasi Emas Disambut Bak Juara

MyPassion
Eden Hazard di Grand Place/Grote Markt di pusat kota Brussels, Belgia, saat disambut pendukung untuk merayakan medali perunggu Piala Dunia 2018.(AFP Photo)

MANADOPOSTONLINE.COM—Belgia memang "hanya" berstatus peringkat ketiga di Piala Dunia. Namun, itu bukan alasan bagi timnas Belgia untuk disambut biasa saja sekembalinya dari Rusia kemarin.

Ribuan orang berkumpul di pusat kota Brussels untuk menyambut kedatangan Eden Hazard dkk. Bahkan, mereka juga mendapat ucapan selamat datang istimewa dari keluarga kerajaan yang dipimpin langsung oleh Raja Philippe dan Ratu Mathilde.

''Saat anda berhasil mengalahkan Brasil dan melangkah ke semifinal, fokus utama adalah menjuarai Piala Dunia. Namun, anda harus realistis saat turnamen selesai dan melihat lagi perjalanan yang sudah ditempuh,'' kata pelatih Roberto Martinez seperti dilansir Daily Mail.

Semua orang seolah tidak kecewa meski Belgia gagal juara di Rusia. Sebab, predikat peringkat ketiga sudah melampaui capaian peringkat keempat yang dibukukan di edisi 1986. Terlebih, mereka meraihnya setelah menang atas Inggris (14/7).

Bagaimana tidak. Mayoritas pemain yang ada saat ini masih bisa disertakan di Euro 2020 dan semakin matang di Piala Dunia 2022. ''Para pemain ini sudah mencatatkan sejarah bagi Belgia,'' sambung eks pelatih Everton itu.

Beda Belgia, beda pula Inggris. Fans mereka frustrasi dengan hasil yang dipetik di Rusia. Bahkan, Harry Kane dkk kalah dua kali oleh Belgia di fase grup dan perebutan peringkat ketiga.

Dan, sambutan yang akan diterima tim polesan Gareth Southgate itu bakal biasa saja di bandara Birmingham. Dan, hal itu diperparah dengan pernyataan resmi dari bandara Birmingham terkait larangan menyambut Inggris. Padahal, saat mencatatkan hasil serupa di edisi 1990, fans diperbolehkan ke bandara untuk melakukan penyambutan.

"Sangat mengherankan setelah Inggris yang sudah berjuang (di Piala Dunia, Red) dan membawa nama baik negara namun suporter justru dilarang menyambut mereka,” cuit salah satu pendukung The Three Lions di Twitter. (Jawa Pos/can)

Kirim Komentar