13 Jul 2018 09:43

Menpar Apresiasi Potensi Pariwisata, Tomohon Bisa Menandingi Manado

MyPassion
Arief Yahya

MANADOPOSTONLINE.COM — Ada yang menarik saat launching Tomohon International Flower Festival (TIFF) di Jakarta beberapa waktu lalu. Dalam iven yang turut dihadiri Menteri Pariwisata Arief Yahya, Kota Tomohon diberi kredit olah menteri karena sepak terjang di sektor pariwisata.  “Tomohon barangkali kalau punya mall, bukan tidak mungkin bisa sejajar bahkan melebihi Manado. Dan pariwisata di sana (Tomohon, red) punya andil dalam menyumbangkan capaian pembangunan paling tinggi se-Indonesia dalam empat tahun terakhir,” beber Arief.

Orang nomor satu di jajaran Kementerian Pariwisata ini mengatakan, dalam mendorong sumber pertumbuhan ekonomi paling murah ini, pihaknya siap memfasilitasi seluruh kota yang punya potensi pariwisata kelas nasional. “Misalnya, program FLPP khusus masyarakat di lokasi wisata. Biasanya kan, kendala utamanya akomodasi. Masyarakat kesulitan pinjam modal buat dorong pariwisata. Nanti kita kondisikan bersama OJK. Ada KUR khusus pariwisata juga, biar pelaku usaha di Tomohon, baik kuliner, florist, homestay bisa tumbuh,” papar Arief.

Sementara, wali kota Jimmy Eman menyatakan, untuk mencapai hal ini perlu sinergitas semua pihak. Khususnya untuk menjadikan pariwisata sebagai potensi utama yang dijual pasar. Baik nasional bahkan internasional. “Gelaran TIFF yang diagendakan tiap tahun, terus diperbaiki dan dievaluasi. Biar wisatawan interested, ada yang baru tiap tahun,” ujar Eman,

Dia bilang, dari sisi pendapatan daerah plus devisa tentunya TIFF menguntungkan semua pihak. “Utamanya, masyarakat dan sektor riil bisa ikut terdongkrak,” ungkap Eman.

Olehnya, orang nomor satu di Tomohon ini meminta seluruh elemen baik pusat maupun daerah agar bersama-sama menyukseskan ajang pariwisata yang masuk 100 iven nasional ini. “Membangun Sulut lewat wisata adalah yang bisa kita lakukan, kolektif dan holistik. Pembangunan sarana dan prasarana, antar kabupaten dan kota. Akses, akomodasi, pertunjukan dikombinasikan dengan keramahan serta kearifan lokal. Bukan tidak mungkin, Tomohon jadi pusat wisata di Indonesia Timur ke depannya,” pungkasnya. (jul/fgn)

 

Kirim Komentar