13 Jul 2018 12:03

Dinsos Sulut Bentuk Kampung Siaga Bencana

MyPassion
Kepala Dinas Sosial Sulut Rinny Tamuntuan (ketiga dari kiri) saat memberikan penyuluhan terkait pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang bahaya dan risiko bencana di Kampung Siaga Bencana Mohong Sawang. Foto lain, Unit Pelayanan Sosial Keliling bagi penyandang disabilitas di Tamako, Kecamatan Tabukan Tengah.

MANADOPOSTONLINE.COM — Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sulut tunjang program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK). Bahkan, makin berinovasi di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Sosial Sulut dr Rinny Tamuntuan. Ya, Dinsos dikenal getol mendukung program ODSK yang digagas Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw. Dinsos  pun berkontribusi signifikan mengantarkan program ODSK masuk dalam Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2018. Terbukti, program Dinsos menyentuh sampai lapisan terbawah masyarakat untuk mewujudkan Nawacita Presiden RI Joko Widodo, membangun dari desa dan pinggiran. Terbaru, sudah dibentuk Kampung Siaga Bencana (KSB) di Kampung Mohong Sawang. KSB yang pertama dibentuk di Kabupaten Kepulauan Sangihe. “KSB ini berupa penyuluhan tentang kebencanaan, pelatihan dimana melatih masyarakat dalam menghadapi bencana serta simulasi bilamana bencana terjadi (datang, red), “ beber Tamuntuan.

Diharapkannya, KSB dapat memberikan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang bahaya dan risiko bencana. Selain itu, dapat membentuk jejaring siaga bencana berbasis masyarakat dan memperkuat interaksi sosial anggota masyarakat, mengorganisasikan masyarakat terlatih untuk siaga bencana, serta mengoptimalkan potensi dan sumber daya untuk penanggulangan bencana.  Selain KSB, papar wanita murah senyum ini, ada Unit Pelayanan Sosial Keliling (UPSK) bagi penyandang disabilitas di Tamako, Kecamatan Tabukan Tengah, yang digelar 9-11 Juli. “UPSK memberikan informasi, penyuluhan bimbingan sosial , pemeriksaan kesehatan dan pelatihan keterampilan serta memberikan rujukan dan bantuan sosial sarana alat bantu,” urainya sembari menambahkan Dinas Sosial Sulut sudah menyerahkan bantuan berupa peralatan tanggap darurat bencana dan bahan makanan pokok senilai Rp 26,5 Juta. (*/gel)

 

Kirim Komentar