13 Jul 2018 10:24

DPRD: Disnakertrans Mitra Malas, Data Perusahaan Tak Diperbarui

MyPassion
Robby Sumual

MANADOPOSTONLINE.COM — Pendataan perusahaan terkesan kurang maksimal. Hingga kini Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Mitra belum mengantongi data seluruh perusahaan beroperasi. 

Kepala Disnakertrans Kabupaten Mitra Robby Sumual mengatakan untuk pendataan perusahaan, pihaknya bekerja sama dengan kecamatan. Namun sejauh ini belum optimal. Dikarenakan belum semua kecamatan memasukkan data perusahaan yang diminta. "Beberapa waktu lalu kami sudah berikan formulir ke masing-masing kecamatan. Namun belum semua mengembalikan. Dalam waktu dekat, kami sendiri yang bakal turun langsung," ujarnya. 

Selain itu, menurut Sumual, tidak adanya anggaran pendataan perusahaan menjadi kendala tersendiri. "Memang kami sebatas monitoring saja. Namun untuk pendataan, tahun ini kami tak memiliki anggaran," tambahnya. Sumual mengakui, di Mitra banyak perusahaan ilegal beroperasi. Karena dari hasil pendataan 10 kecamatan, tercatat 125 perusahaan beroperasi. “Itu mulai dari rumah makan, toko, perusahaan tambang, hingga SPBU. Tapi masih banyak yang beroperasi namun ilegal," bebernya.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi III DPRD Mitra Nolly Langingi menyebutkan Disnaker yang terkesan malas. Karena hanya menunggu pihak kecamatan yang bergerak. “Harusnya meski tak ada anggaran, mereka (Disnaker) jemput bola dengan turun langsung. Jangan hanya berharap pada kecamatan,” katanya. Selain itu, menurut Langingi, Komisi III bakal pantau perusahaan mana yang ilegal. Tapi sudah beroperasi. “Usai lebaran kami turun lakukan pemantauan,” tandasnya. (cw-01/gel)

 

 

Kirim Komentar