12 Jul 2018 13:12

Timsel Tantang Warga Jadi Penyelenggara Pemilu

MyPassion
Timsel KPU tujuh kabupaten/kota se-Sulut menyosialisasikan tahapan seleksi di X-Cafe Amurang, Rabu (11/7) kemarin. (Jendri Dahar/MP)

MANADOPOSTONLINE.COM — Jelang batas pendaftaran calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) di tujuh kabupaten/kota se-Sulut, Tim Seleksi (Timsel) gencarkan sosialiasi. Difasilitasi KPU Minsel, sosialisasi dilaksanakan di X-Cafe Amurang, Rabu (11/7) kemarin.

Ketua Timsel Johny Taroreh menjelaskan, hari ini (12/7), adalah batas waktu pendaftaran bagi calon anggota KPU tujuh kabupaten/kota, salah satunya Minsel. Pembukaan telah dilakukan sejak 4 Juli lalu. "Besok (hari ini, red) terakhir. Sampai sekarang baru dua yang mengambil formulir. Jika sampai batas waktu belum juga mencukupi 18 pendaftar sebagaimana batas jumlah peserta, waktu pendaftaran akan kita perpanjang tujuh hari," terangnya.

Dia menyebut, seleksi akan melewati beberapa tahapan. Yakni seleksi berkas, CAT, wawancara dan tes psikologi serta kesehatan. Semua dilakukan secara transparan dan kredibel. "Kita akan menyaring hingga enam besar untuk dikirim ke KPU pusat. Masyarakat silahkan memberi masukan pada saat uji publik nanti," tutur dia.

Joyce Rares, anggota pansel lainnya membeber sejumlah persyaratan di antaranya, WNI, berusia minimal 30 tahun, pendidikan terkahir SMA/sederajat, berintegritas dan setia kepada NKRI. "Selain itu ASN yang mendaftar harus seijin pejabat pembina kepegawaian. Kemudian mereka yang sudah dua kali menjabat komisioner dan panwaslu tidak bisa lagi kecuali naik satu tingkat ke provinsi," tutur dia.

Sementara itu, anggota timsel Markus Wantania menantang seluruh lapisan masyarakat ikut mendaftar. Dia menjamin proses berjalan sesuai ketentuan karena sudah tersistem. "Pelajaran dari seleksi sebelum-sebelumnya, yang tidak lulus satu tahapan tidak akan ada kompromi, langsung gugur. Nilai sepenuhnya hasil tes," tukasnya. (jen/ria)

Kirim Komentar