12 Jul 2018 15:13
KPRS Sementara Merampungkan Data

Peserta PSdKR Harus Terdaftar Online

MyPassion
Melky Pattiwael

MANADO—Komisi Pelayanan Remaja Sinode (KPRS) GMIM saat ini sementara merampungkan data Remaja GMIM terkoneksi dengan data sensus GMIM yang dipakai dalam sistem pendaftaran online SIKAT.

 

Sekretaris KPRS GMIM Pnt Melky Pattiwael MSi menuturkan, karena pentingnya data-data ini, diinformasi kepada seluruh KPRJ se sinode agar segera memverifikasi data-data anggota remaja jemaat masing-masing. “Juga segera memastikan remaja yang akan menjadi peserta Pentas Seni dan Kreativitas Remaja (PSdKR) adalah warga GMIM yang sudah tersensus di data base GMIM," pintanya.

Beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk mendaftar jelasnya, yang pertama memasukkan username dan password masing-masing jemaat di http://pendaftaran.remaja.gmim.or.id. Kemudian klik menu data sensus. “Ada beberapa hal yang harus diperhatikan pula, yaitu data tersebut adalah data sensus yang dimasukkan sendiri oleh masing-masing jemaat lewat aplikasi sensus digital sinode GMIM,” jelasnya.

Jika tidak ditemukan nama yang dimaksud, berarti nama tersebut bukan anggota jemaat yang bersangkutan atau memang terjadi kekeliruan dari petugas sensus yang tidak menginput datanya, ataupun salah menginput tanggal lahir karena umur yang ditampilkan di sini adalah yang berumur 11-17 tahun. "Silahkan dicek di kantor jemaat dalam sistem sensus digital apabila terjadi kekeliruan yang mengakibatkan tidak diinputnya data anggota jemaat ke sistem sensus digital. Maka silahkan hubungi operator jemaat untuk diisi, kemudian data tersebut dikirim ke Bidang Data dan Informasi Kantor Sinode GMIM," ujarnya.

Pattiwael menambahkan, apabila nama yang dimaksud bukan anggota jemaat, maka cara yang bisa dilakukan adalah membuat surat atestasi jika berasal dari sinode lain, atau surat pindah jika sesama GMIM dan dimasukkan ke BPMJ setempat. Setelah dirapatkan BPMJ dan MAJELIS jemaat menerima, barulah nama tersebut dimasukkan dalam sensus digital dan datanya kemudian dikirimkan ke Kantor Sinode GMIM Bidang Data dan Informasi. "Apabila terjadi kekeliruan dalam pengisian data yang ditampilkan ini, kiranya langsung diperbaiki sebagaimana mestinya," tuturnya.

Pihaknya berharap tidak ada yang mengambil keuntungan jika terjadi salah penginputan data tanggal lahir peserta. Misalkan usianya sudah pemuda, namun karena salah dalam pengisian data menjadi remaja dan diikutkan dalam kegiatan remaja yang memiliki aturan umur tertentu. "Namun jika ternyata mengambil keuntungan dan didapati oleh tim verifikasi ataupun mendapatkan laporan maka akan ditindak tegas," jelasnya.

Tambahnya, semua data yang diedit di kantor masing-masing jemaat belum terintegrasi secara otomatis dengan Sinode GMIM, sehingga perubahan apapun yang dilakukan, agar segera dikirimkan file exportnya ke kantor sinode. Supaya dapat disinkronkan dengan SIKAT Remaja GMIM. SIKAT Remaja Sinode GMIM memiliki mekanisme uji publik yaitu semua data yang dimasukkan oleh peserta akan diverifikasi secara publik lewat website Remaja GMIM dengan mencocokkan nama, tanggal lahir dan foto yang diupload. "Ketika lomba juga akan dilakukan verifikasi faktual oleh panitia lokal yang mencocokkan nama, tanggal lahir dan foto yang diupload ke dalam sistem," tukas Pattiwael.(tr-08/tan)

Kirim Komentar