12 Jul 2018 10:40

Jalur Evakuasi Ambulans di Manado Berkurang

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOSTONLINE.COM — Pembangunan jalur evakuasi ambulans dari Bahu hingga Malalayang berkurang panjangnya. Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Peter Bart Assa, dalam perencanaan awal panjang jalur 2,1 kilometer dari depan KFC Bahu hingga Rumah Sakit Umum Pusat Kandou Manado Malalayang.

“Tapi pihak BP2JN XV meminta spesifikasi lebih lengkap. Sehingga pembangunan jalur ambulans yang sudah tertatah dalam APBD Rp 2 miliar dengan panjang 2,1 kilometer, berkurang volumenya sekitar 300 meter,” kata Assa.

Assa menjelaskan, jadi panjang jalan jalur evakuasi direncana dari Malalayang hingga KFC Bahu berubah. Hanya sampai Jembatan Kuning Bahu. “Sebab spesifikasi yang harus ditambah. Salah satunya tebal jalan jalur evakuasi. Hal itu membuat volume pekerjaan berkurang,” katanya.

Walaupun begitu, Assa tetap berjanji sisa pekerjaan jalan jalur evakuasi yang belum selesai sekitar 300 meter dananya akan diusulkan di APBD Perubahan . “Tapi sekarang pembangunan jalan jalur evakuasi sudah mulai dilakukan. Karena sudah ada beton pembatas jalan yang sudah ditempatkan pihak ketiga,” ujarnya.

Dia pun yakin, jalur evakuasi tersebut akan selesai sesuai waktu yang ditetapkan. Sebab pihaknya telah menggandeng  Tim Pengawal, Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut.

“Kami sudah menandatangani MoU dengan TP4D Kejati Sulut terkait proyek pembangunan jalur ambulans. Kami berharap dengan adanya TP4D proses pembangunan berjalan lancar sesuai perencanaan dan selesai tepat waktu, sehingga pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” harapnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua TP4D Kejati Jurist Sitepu SH MH mengatakan, pihaknya akan melakukan pengawalan terhadap setiap proyek yang bersumber dari keuangan negara. “Agar proyek dikerjakan sesuai dengan perencanaan dan selesai tempat waktu,” ungkapnya.

Menurut dia, pihaknya akan mengawal mulai dari penganggarannya sampai realisasi fisik. “Jika tidak sesuai prosedur, kami akan memberikan teguran. Agar supaya proyek tersebut cepat selesai dan dapat dirasakan oleh masyarakat,” harapnya.

Diketahui, gagasan pembangunan jalur ambulans berasal dari Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut. Vicky prihatin banyak keluarga pasien yang mengeluh mobil ambulans terjebak macet di jalan Bahu-Malalayang. “Berdasarkan itu kami membuat kebijakan untuk membangun jalur ambulans. Supaya tidak ada pasien lagi yang terjebak macet,” kata Vicky waktu lalu. (ite/can)

 

Kirim Komentar