12 Jul 2018 12:52

Dispora Bakal Bangun GOR di Mongondow

MyPassion
Toni Ponongoa

MANADOPOSTONLINE.COM — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) berencana membangun Gelanggang Olahraga (GOR) di Kelurahan Mongondow, Kecamatan Kotamobagu Selatan. Lokasi pembuatan GOR merupakan bangunan aset milik daerah yang belum dimanfaatkan.

"Lokasi itu representatif. Pertama dekat sekolah dan jalan lingkarnya juga lengkap. Nah, rencananya GOR akan dibuat di situ, dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas yang mudah di akses warga," beber Kepala Dispora Toni Ponongoa, Rabu (11/7).

Menurutnya, aset tersebut masih akan ditelusuri, sebab belum jelas kepemilikannya. "Aset itu saat ini belum jelas. Karena, ada di wilayah Kotamobagu, jadi saya akan cari tahu dulu, telusuri dulu itu di mana. Persoalan milik siapa itu nanti secara administrasi," ungkapnya.

Dia menjelaskan, pihaknya tengah berkoordinasi dengan pihak penjual lahan, untuk menelusuri keberadaan aset. "Saat ini sudah ada titik terang kepemilikan lahan tersebut. Karena yang menjual tanah itu masih ada. Kita juga sudah berhubungan dengan yang punya dan yang membeli, dengan dokumen-dokumennya. Nanti, kalau dokumen-dokumennya sudah ada, kita akan langsung ke Dinas Pendidikan Bolmong berkaitan dengan lahan itu," bebernya.

Terpisah, Nasir Gaib, warga yang 14 tahun menjaga lahan tersebut mengatakan, lahan dengan ukuran sekitar satu hektare merupakan lapangan badminton dan gedung olahraga. "Panjang ukuranya depan 100 meter, kiri 87 meter, kanan 100 meter dan belakang 92 meter. Nah, di dalam sini ada lapangan badminton dengan gedung olahraga," jelasnya kakek 72 tahun itu.

Tambahnya, lahan ini dibangun oleh Dinas Pendidikan tahun 2003, sejak Kabupaten Bolaang Mongondow belum mekar menjadi empat kabupaten dan satu kotamadya. "Ini punya Dinas Pendidikan, waktu masih Bolaang Mongondow bersatu tahun 2003," bebernya.

Dirinya menceritakan, waktu itu dia sempat diangkat sebagai salah satu penjaga lahan tersebut. "Yang mengangkat saya waktu itu, biasa di panggil papa Vita. Beliau berpesan, agar tidak meninggalkan lahan tersebut. Karena, nantinya aset yang ada di situ akan rusak," jelasnya.

Dia pun mengakui, sampai saat ini dirinya masih menjaga aset yang dipercayakan. "Sampai saat ini saya yang mengurus. Sampai saat ini belum ada perhatian dari pemerintah. Saya berharap  dalam waktu dekat tempat olahraga bisa digunakan. Kan rugi sudah dibangun  tak digunakan," pungkasnya. (tr-06/tan)

 

Kirim Komentar