12 Jul 2018 12:42

Beras Merah Unggulan Poyowa Kecil

MyPassion
Beberapa petani Desa Poyowa Kecil menjemur padi hasil pertanian mereka, Rabu (11/7). (Claudia Rondonuwu/MP)

MANADOPOSTONLINE.COM — Petani di Desa Poyowa Kecil, menjadikan beras berah sebagai produk unggulannya. Produk ini merupakan salah satu yang saat ini tengah dikembangkan oleh pemerintah desa (pemdes) hingga pemerintah daerah.

Natsir Dugian (56), adalah petani petani yang menemukan dan sudah puluhan tahun menanam padi beras merah tersebut. "Beras ini adalah temuan saya sendiri. Karena warnanya merah, maka ini menjadi salah satu produk unggulan Kota Kotamonagu," ujarnya, Rabu (11/7).

Atas temuannya tersebut, beras merah pernah mewakili Kotamobagu mengikuti kegiatan dan berperan aktif mengikuti Pekan Nasional Petani Nelayan Indonesia ke-IX di Aceh. "Beras merah sudah sampai di Aceh. Saya bawa waktu itu 2017 mengikuti Pekan Nasional Petani Nelayan. Karena produk unggulan dalam bentuk inovasi dan menjadi unggulan Kotamobagu," ungkapnya.

Dijelaskannya, untuk penanamannya sama seperi padi pada umumnya, memerlukan waktu 85 hari atau tiga bulan. "Beras merah mempunyai khasiat yang luar biasa. Karena selain obat kolestrol, kadar gulanya sangat rendah, sehingga sangat cocok dikonsumsi penderita penyakit diabetes. Biasa harganya lebih mahal dari beras biasa yaitu 15 ribu rupiah per kilogram," jelas Natsir.

Namun, pria yang akrab disapa Tete Gufran ini, mengaku terbatas dalam memasarkan produk unggulan ini. Dia berharap pemerintah dapat mendorong produk tersebut. "Nah itu kendalanya hanya pada kemasan, label, juga pemasarannya. Sehingga saya berharap pemerintah mampu memasarkan produk ini sebab menjadi salah satu unggulan Kotamobagu," pungkasnya. (tr-06/tan)

 

Kirim Komentar