12 Jul 2018 13:26

Aduan Dugaan Korupsi Dandes Menumpuk di Kejari Minsel

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOSTONLINE.COM — Dana desa (dandes) jadi kasus paling banyak dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Minsel. Hal itu diakui Kasi Intelejen Reza Pahlepi. Menurut dia, hampir setiap hari ada laporan dugaan korupsi dandes. 

"Laporannya bermacam-macam. Ada yang tidak sesusai spek. Ada yang anggaran di mark up. Ada yang tidak sesuai ketentuan," beber dia.

Diakuinya, para penyidik sempat kelabakan mengahadapi banyak laporan. Sehingga dia meminta pelapor agar berkonsultasi dulu dengan pengawas internal seperti inspektorat dan dinas terkait. "Agar jika memang harus berakhir pidana. Laporan lebih valid. Agar tidak sembarang kami melakukan penyelidikan yang belum tentu kebenarannya. Jangan hanya atas dasar like or dislike," tuturnya.

Sejauh ini, sejumlah kasus dandes ikut diseriusi selain deretan dugaan korupsi yang menyita perhatian publik. "Tapi kita terapkan asas prioritas. Kami sudah menunjukkan komitmen itu dari berbagai kasus yang sementara ditangani sekarang," pungkasnya. (jen/ria)

Kirim Komentar