11 Jul 2018 12:07

Harga Kopra Anjlok, Pemkab Minut Genjot Pelatihan Arang Tampurung

MyPassion
Royke Kodoati

MANADOPOSTONLINE.COM — Anjloknya harga kopra, membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) harus kerja ekstra untuk memberikan solusi terbaik kepada petani. Menanggapi hal tersebut, Dinas Perindustrian Minut langsung menggelar pelatihan bagi para petani untuk membudidayakan tanaman kelapa dengan mengolah pembuatan arang tampurung.

Kepala Dinas Perindustrian Minut Royke Kodoati mengatakan, pihaknya menggelar kegiatan ini untuk memberikan solusi kepada petani kelapa. "Kegiatan ini kami pusatkan di Desa Winuri, Kecamatan Likupang Timur untuk pelatihan pembuatan arang tampurung dan rencananya akan di gelar selama dua hari," ucapnya.

Ditambahkan Asisten II Allan Mingkit, buah kelapa ini bukan hanya dibuat kopra, tetapi masih banyak yang bisa diolah melebihi harga kopra. "Dari data sekira 46.000 Hektar yang di tanami kelapa dan itu data yang di himpun dari Dinas Pertanian, harga arang tampurung bisa melebihi harga jual kopra yang anjlok," tukasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Denny Sompie SE mengatakan, sesuai dengan aspirasi masyarakat saat ini, banyak petani kopra menjerit dengan anjloknya harga, maka sebagai wakil rakyat akan mengawal semua aspirasi petani."Selain pelatihan pengolahan arang tampurung, asapnya juga bisa bermanfaat bahkan bisa lebih mahal, dari pembakaran tampurung asapnya bisa diolah menjadi asap cair yang dipatok seliter harganya hingga Rp 400 ribu. Jadi selain arang, asapnya juga bisa diolah, tak menutup kemungkinan APBD perubahan kami adakan pengadaan mesin untuk menunjang pembuatan cairan ini yang harganya sekira Rp 40 juta," tutupnya. (tr-04/ria)

Kirim Komentar