10 Jul 2018 11:53

Sertifikasi Guru di Talaud Terkendala SK

MyPassion
Andrian Taarega

MANADOPOSTONLINE.COM—Sisa pembayaran sertifikasi guru Desember 2017 masih terkendala. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Talaud Drs Andrian Taarega mengatakan, anggaran sertifikasi guru Desember 2017 telah tersedia.

Namun pihaknya tak bisa mengajukan pencairan ke Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah dikarenakan belum adanya SK yang dikeluarkan pemerintah pusat. "Kita menunggu adanya SK carry over dari pemerintah pusat sebagai dasar pembayaran. Sebab ini sudah masuk tahun anggaran baru. Utang dana sertifikasi kepada guru akan segera dilunasi. Dananya tersedia di BPKAD," ujarnya.

Pernyataan Taarega tersebut sekaligus menghilangkan keraguan para guru sertifikasi, jika dana yang menjadi hak mereka tidak akan dibayar. Karena itu Taarega minta agar guru dapat bersabar. "Saya tegaskan, pemerintah akan melunasi itu. Tinggal menunggu SK," tegasnya.

Belum disalurkannya dana sertifikasi guru Desember 2017 lalu, memang menjadi perbincangan hangat di kalangan para 'oemar bakri'. Pemerintah berhutang pada 804 guru sertifikasi yang bertugas di Talaud. Pengelola Tunjangan Guru SD dan SMP R Siami menjelaskan dana Sertifikasi guru tidak masuk di rekening Dinas Dikpora. Melainkan langsung ke BPKAD.

Tahun kemarin, dana yang masuk di kas daerah, yang bersumber dari pemerintah pusat tidak cukup membayar sertifikasi guru-guru di Talaud. "Untuk membayar sertifikasi guru hingga Desember 2017 diperlukan 8 miliar. Saat itu anggaran yang tersedia hanya 5 miliar. Kalau dipaksa dibagi ke semua guru, tentu tidak akan merata. Sekarang anggaran sudah tersedia. Kami tinggal menunggu SK kemudian mengajukan pembayaran di BPKAD," tandasnya.(fik/gel)

Kirim Komentar