10 Jul 2018 09:38

Sebulan Lagi Pendaftaran Dibuka, Penantang Jokowi Masih Gelap

MyPassion

JAKARTA—Sebulan lagi pendaftaran bakal calon presiden-wakil presiden (capres-cawapres) dibuka. Namun, hingga kini baru nama Joko Widodo (Jokowi) yang terus berkibar. Parpol-parpol yang tidak bergabung dalam koalisi pendukung Jokowi tak kunjung menyepakati sosok yang akan diusung. Bahkan, nama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang disebut-sebut sebagai calon penantang kuat Jokowi ternyata belum pasti. Sebab, sejumlah parpol masih memunculkan figur lain.

 

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) M. Sohibul Iman menilai penentuan figur capres-cawapres bisa muncul pada saat-saat akhir masa pendaftaran. Sebab, sejumlah partai di luar pendukung Jokowi masih hilir mudik melakukan komunikasi.

Dia lantas menyebut petinggi Partai Demokrat yang masih melakukan pendekatan ke Prabowo. Namun, dia menyebut komunikasi serupa tidak hanya dengan Partai Gerindra. “Sebelum dengan Gerindra sudah ke PKS dulu. Kami sering komunikasi, gak perlu gembar gembor. Kan sudah seperti saudara,” kata Sohibul di kantor DPP PKS kemarin (9/7).

Menurut Sohibul, siapapun capres-cawapres yang dimunculkan, merupakan proses positif. Nantinya, rakyat bisa memiliki lebih banyak pilihan. “Alternatif apapun sangat bagus. Karena kalau Pak Jokowi saat ini nilainya 7, kami ingin cari yang nilai 8,” kata Sohibul.

Dia menyebut, komunikasi Partai Demokrat saat ini tentu menambah alternatif figur capres-cawapres dalam koalisi PKS dengan Gerindra. Dengan jumlah partai yang lebih banyak, tentunya ada aspirasi yang tidak tertampung. Sohibul menilai perlu dibuka kembali potensi poros ketiga demi mengakomodasi para figur dalam pilpres. “Menurut kami, tahap pertama kita munculkan empat orang. Ada poros Gerindra-PKS, ada poros PAN, Demokrat dan PKB. Jika salah satu kalah, bergabung kembali. Saya kira itu formula yang bisa membuat happy,” kata Sohibul.

Dia juga angkat bicara terkait peluang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam pilpres. Menurut dia, perjuangan PKS bersama koalisi dalam memenangkan Anies di pilgub DKI membutuhkan usaha luar biasa. Posisi Anies saat ini, menurut Sohibul, sama dengan pejabat pemerintah pusat. “DKI I (Gubernur, Red) itu sama dengan RI 3, bahkan RI 2 (wakil presiden, Red),” kata Sohibul.

Karena itu, jika Anies harus diterjunkan pada kontestasi nasional, tentu hitung-hitungannya masih spekulatif. “Kalau sudah gubernur DKI, diajak spekulatif, ini tidak logis. Kami ingin Pak Anies tetap di DKI,” ujarnya.

Namun, jika dipaksa, Sohibul mendorong agar Anies ditempatkan sebagai capres. “Kenapa capres, kalau (maju) cawapres ya sama dengan (jabatan) sekarang,” tandasnya.

Di sisi lain, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan bahwa partainya tetap ingin mengusung Prabowo sebagai capres. Fadli menepis anggapan bahwa Prabowo telah legawa untuk memberikan mandat capres kepada Anies. “(Anies) Sebagai capres saya kira nggak ada pembicaraan itu. Kalau sebagai cawapres memang ada yang mengusulkan,” kata Fadli.

Fadli menyebut, keputusan mengajukan Prabowo sebagai capres merupakan keputusan Rapimnas Partai Gerindra. Upaya yang dilakukan Partai Gerindra saat ini adalah melakukan komunikasi dengan mitra koalisi untuk membahas potensi cawapres pendamping Prabowo. “Calon kami final 100 persen Pak Prabowo. (Cawapres) harus dibicarakan bersama, duduk bersama, jadi terkait nama masih tentatif,” ujarnya.

PAN yang pada Rakernas tahun lalu resmi mengusung Zulkifli Hasan sebagai capres, ternyata juga melihat sosok Anies sebagai capres alternatif. Wakil Ketua Umum PAN Ahmad Hanafi Rais menyebut jika sosok Anies memiliki popularitas tinggi.

“Secara informal dengan kader dan teman-teman di daerah selama reses kemarin memang Pak Anies paling disukai sebagai capres atau cawapres,” kata Hanafi.

Dia merasa tidak masalah apabila Anies yang juga mendapat sokongan PKS maju sebagai capres menggantikan posisi Prabowo. Meski begitu, komunikasi tentu harus dilakukan untuk memastikan hal itu. “Biarlah proses politik resmi ini berlanjut, saya kira nanti pada saatnya akhir bulan atau awal Agustus kami akan memutuskan,” ucapnya.

12
Kirim Komentar