10 Jul 2018 12:47

Pencairan DAK Terhambat Lelang, Tiga Perangkat Daerah Belum Tuntas

MyPassion
Gamy Kawatu

MANADO—Pecairan Dana Alokasi Khusus (DAK) akan terlambat. Hal ini diakui Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Gamy Kawatu.

 

Menurut Kawatu, keterlambatan tersebut karena ada proses lelang yang sementara berlangsung di Unit Layanan Pengadaan (ULP).

"Proses lelang ini sementara berlangsung untuk tiga  SKPD. Yaitu Dinas Pendidikan Daerah, Dinas Kesehatan, dan Dinas Kehutanan. Kita berharap sesuai petunjuk gubernur dan sekprov, paling lambat 17 Juli ini semua sudah bisa kontrak sehingga yang diarahkan kementerian, paling lambat 1 Agustus kontrak sudah ditanda tangani itu sudah bisa kita penuhi," ucapnya.

Sebut Kawatu, sesuai regulasi berlaku, pencairan DAK belum bisa dilakukan jika dokumen yang diperlukan belum dilengkapi.

"Untuk itu, kita mendorong agar Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan Dinas Kehutanan, segera menuntaskan proses ini. Kita juga terus mendorong agar penandatanganan kontrak bisa dalam waktu dekat diselesaikan tiga SKPD tersebut," tuturnya.

Di sisi lain, pengamat pemerintahan Jhony Lengkong mengingatkan, jangan mempercepat proses lelang ketika persiapan belum matang. Karena malahan bisa menjadi hambatan.

"Saya rasa, jika ada SKPD yang sementara dikejar sekarang, berarti mereka belum siap. Ini menurut saya, harus ada perhatian khusus dari pimpinan," ungkapnya.

Menurut Lengkong, sangat keliru jika proses lelang dipercepat didasarkan pada sempitnya waktu pelaksanaan pekerjaan.

“Benar pelelangan cepat adalah tools yang diberikan Perpres 4/2015 dalam kaitan Instruksi Presiden 1/2015 tentang Percepatan Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Namun dalam implementasinya tidak bisa gegabah,” jelasnya. (***)

Kirim Komentar