10 Jul 2018 21:19

Mahfud MD Bakal Jadi Cawapres Jokowi, Ini Untung Ruginya

MyPassion
Presiden Joko Widodo saat bersama Mantan Ketua MK Mahfud MD. (pinterpolitik)

MANADOPOSTONLINE.COM - Nama calon pendamping Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019 sudah mengerucut dan akan segera diumumkan. Pasalnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menutup pendaftaran capres dan cawapres per tanggal 10 Agustus. Salah satu nama yang mencuat adalah mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD.   

Menanggapi itu, Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komarudin menilai, Mahfud merupakan figur paket lemgkap yang bisa diterima semua partai politik pendukung Jokowi. 

“Mahfud MD bisa jadi jalan tengah disaat parpol pendukung Jokowi berebut kursi cawapres. Karena latar belakangnya juga Mahfud saya yakin bisa diterima semua pihak,” kata Ujang seperti dilansir JawaPos.com Selasa (10/7).

Ujang yang merupakan Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) itu juga mengatakan, Mahfud merupakan figur lengkap karena berpengalaman di ranah eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Di tambah posisinya sebagai guru besar hukum, Mahfud juga selalu menjadi rujukan berbagai masalah.

"Mahfud saya pikir sudah khatam untuk urusan hukum tata negara. Dia juga berlatar belakang santri NU dan KAHMI. Tentu cukup bisa diterima kelompok NU dan Muhammadiyah,” ungkapnya.

Karena itu, menurut Ujang, langkah yang harus diambil Jokowi saat ini adalah memilih figur bersih dan bisa meningkatkan presentase keterpilihannya pada Pemilu 2019. Karena, peningkatan elektabilitas tentunya lebih penting dibanding mengedepankan keterwakilan politik.

Mengenai keterwakilan politik, Ujang mengatakan, itu bisa dilakukan Jokowi saat membentuk kabinetnya nanti. Figur-figur dari luar Jawa yang kompeten dan berintegritas harus dipertimbangkan masuk dalam kabinet Jokowi.

“Jadi sangat rasional kalau Pak Jokowi meminang Mahfud MD karena dia intelektual dan bersih dan tidak tersandera masalah hukum,” pungkasnya. (jpc/mpo)

Kirim Komentar