10 Jul 2018 11:32

Bedah Rumah di Minut Dinilai Tebang Pilih

MyPassion
Sem Tirajoh

MANADOPOSTONLINE.COM—Meski sudah disalurkan, bantuan bedah rumah masih terus menjadi sorotan sejumlah warga. Menurut mereka, sebanyak 225 rumah warga yang dibedah, ada yang salah sasaran. Dan dinilai tebang pilih.

David Lumingkewas salah satu warga Desa Sampiri mengatakan, program bedah rumah ini penerimanya terkesan tebang pilih. "Sebenarnya ini ditujukan bagi warga yang miskin. Di Sampiri ada 39 KK yang masuk usulan, tetapi hanya 31 yang didata," keluhnya.

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Minut Drs Sem Tirajoh saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya hanya sebagai tim verifikasi saja. "Data itu langsung dari pusat dan APBN murni jadi kami hanya menjalankan saja apa yang sesuai dengan tupoksi kerja kami. Dan untuk masalah pendataan kuota itu dari pusat sendiri yang menentukan," terangnya.

Selain itu, diakui Tirajoh, kuota sesuai pemberitaan kemarin adalah kesalahannya. “Sebenarnya, kuotanya hanya 225 rumah. Perunit, menerima bantuan material seharga Rp 15 juta namun tahun depan akan naik menjadi Rp 17 juta. "Jadi kami hanya mendapatkan bantuan bedah rumah kuotanya hanya di Kecamatan Kalawat, Kauditan, Likupang Selatan dan Airmadidi, jadi yang belum mendapatkan jatah, kiranya bersabar, karena ini akan dilakukan bertahap,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Minut Moses Corneles mengatakan, jangan menyalahkan Kumtua, karena kuota ini berdasarkan usulan dan dievaluasi lagi dari tim verifikasi."Ini memang murni dana APBN dan dinas hanya mendata mana yang layak atau tidak untuk mendapatkan bantuan, jangan selalu menyalahkan pemerintah,"  kata Dia.

Corneles menambahkan, jika dalam suatu desa itu banyak keluarga tidak mampu yang layak mendapatkan program pemerintah pusat, maka akan dilakukan secara bertahap setiap tahun. “Sebab anggaran yang disiapkan dari dana pemerintah pusat ini sangat terbatas. Kami harap juga kiranya anggaran ini tahun depan bisa bertambah," ungkapnya.(tr-04/ria)

Kirim Komentar