10 Jul 2018 13:31

BUMDes Poyowa Kecil Tekan Pengangguran di Kotamobagu

MyPassion
BUMDes yang dikelola pemuda-pemudi Desa Poyowa Kecil.(Claudia/Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM—Desa Poyowa Kecil mengembangkan usaha toko bangunan lewat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Menurut Kepala Desa Rifai Bambela, keberadaan BUMDes mampu mendorong PAD dan memberikan peluang lapangan kerja bagi pemuda di desa itu.

"Seperti toko bangunan, sebelumnya karyawan di situ berstatus pengangguran. Nah, setelah ada BUMDes mereka bisa bekerja dan mendapatkan pengasilan. Selain itu mampu juga menopang PAD di desa ini," kata Rifai, Senin (9/7).

Selain itu, ada beberapa BUMDes lain seperti depot air minum dan pangkalan LPG. "Usaha-usaha itu terus kami kembangkan untuk lebih meningkatkan perekonomian desa," ujarnya.

Sementara itu, Ketua BUMDes Poyowa Kecil Chandra Alhabsi menambahkan, harga bahan bangunan yang dijual di toko bangunan Monompia relatif murah, berbeda dengan harga di toko-toko lainnya.

"Contohnya semen, biasa di toko-toko itu 63 ribu rupiah per sak, kalau di sini hanya 60 ribu. Itu tentunya dapat memudahkan warga untuk mendapatkan bahan bangunan yang lebih murah," tambahnya.

Usaha yang berdiri sejak 2015 ini, disuntik dengan dana sebesar Rp 253 juta. Meskipun begitu, dia mengakuai masih sangat minim untuk lebih mengembangkan usaha ini.

"Pada 2016 itu dana yang masuk dari dandes untuk pembuatan BUMDes itu ada 70 juta, kemudian di tambah dengan Dandes 2017 sebesar 153 juta. Nah, setelah kami hitung-hitung, untuk mengembangkan beberapa usaha ini membutuhkan dana sebesar 200 juta. Untuk itu kami berharap, pemerintah desa dapat mengalokasikan dana di usaha ini lewat dandes," pungkasnya.(tr-06/tan)

Kirim Komentar