09 Jul 2018 17:25

Tragedi Nahas Kereta Turki Terguling, 10 Tewas dan 73 Luka-luka

MyPassion
Kereta api tergelincir di Turki. Kecelakaan tersebut mengakibatkan sepuluh orang tewas dan 73 orang cedera. (Mehmet Yirun/DHA-Depo Photos via AP)

MANADOPOSTONLINE.COM—Kecelakaan kereta api terjadi di Turki pada Minggu (8/7). Insiden tersebut mengakibatkan sepuluh orang tewas dan 73 orang cedera. Kereta nahas itu diketahui sedang melakukan perjalanan dari wilayah Edirne di perbatasan Yunani dan Bulgaria menuju stasiun Halkali di Istanbul. Saat tiba di Wilayah Tekirdag, enam gerbongnya terguling keluar jalur.

"Menurut temuan awal, 10 orang tewas dan 73 orang luka-luka," kata Wakil Menteri Kesehatan Turki Gumus dilansir dari Anadolu Agency, Senin (9/7). Dia juga mengatakan kepada media lokal lebih dari 100 ambulans telah dikirim ke tempat kejadian.

Militer Turki juga turut mengirim helikopter ke tempat kejadian. Sementara dalam Twitter resmi Kota Istanbul menuliskan bahwa tim evakuasi yang beranggotakan 24 orang dan enam kendaraan sedang dalam perjalanan untuk memberi bantuan.

"Kecelakaan itu terjadi karena kondisi cuaca buruk," kata Gubernur Tekirdag Mehmet Ceylan. Daerah sekitar tempat kejadian dilaporkan berlumpur karena hujan.

Sementara pihak Kementerian Transportasi dalam sebuah pernyataan menyebut, tanah di bawah rel longsor karena hujan deras. Hal ini menjadi penyebab kereta api itu tergelincir. Menteri Transportasi Turki Ahmet Arslan sendiri sedang dalam perjalanan ke tempat kejadian.

Sementara itu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyampaikan belasungkawa kepada para keluarga korban. Erdogan mengatakan, semua lembaga negara akan mengerahkan segala cara guna membantu proses evakuasi. Dia juga berjanji akan ada penyelidikan komprehensif terhadap kecelakaan tragis itu.

Diketahui, kecelakaan kereta api di Turki sebelumnya terjadi pada Januari 2008. Peristiwa itu menyebabkan sembilan orang tewas di wilayah Kutahya di selatan Istanbul.

Sementara bencana kereta api terburuk di Turki adalah ketika 41 orang tewas dan 80 terluka yang terjadi pada Juli 2004 lalu. Ketika itu kereta berkecepatan tinggi tergelincir di provinsi barat laut Sakarya.(JawaPos.com/mpo)

Kirim Komentar