09 Jul 2018 12:27

Penetapan Target Retribusi Sampah Kota Tomohon Dinilai Berlebihan

MyPassion
Novi Politon

MANADOPOSTONLINE.COM—Target retribusi sampah dipatok sebesar Rp 3 miliar. Angka tersebut dinilai terlalu membebani. Pasalnya, hingga akhir Juni, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tomohon baru mengumpulkan retribusi kurang lebih Rp 900 juta.

"Memang ini hasil kesepakatan bersama, namun peran DLH sebagai eksekutor di lapangan harusbisa lebih punya posisi tawar kuat,” ungkap Kepala DLH Kota Tomohon Novi Politon.

Lanjut dia, penetapan retribusi ini bukannya tanpa kekhawatiran. Luasan dan potensi pemasukan perlu ekstra kerja guna mencapainya.  “Bayangkan saja, target retribusi sampah di Kota Manado yang notabenenya punya potensi lebih besar dari Tomohon hanya Rp 1,3 miliar. Nah, Tomohon dua kali lipatnya. Kalau hanya mengandalkan kekuatan DLH tanpa upaya dan proaktif perangkat hingga kelurahan, saya pesimis target ini bisa tercapai,” papar dia.

Di tempat yang sama, Sekretaris DLH Rudi Tuelah menyatakan, dari target retribusi sampah rumah tangga, potensi penerimaan selanjutnya bisa dioptimalkan melalui retribusi sampah industri dan jasa lainnya.

"Pagu retribusi sampah kurang lebih Rp 1 miliar. Sisanya datang dari retribusi sampah komersil,” ujar dia.

Dia menambahkan kerjasama dan peran aktif seluruh masyarakat dan perangkat kelurahan dan kecamatan sangat strategis.

"Kalau capai itu harus didukung oleh semua pihak. Hanya mengandalkan kekuatan sendiri (DLH, red) mungkin tak bisa maksimal,” pungkasnya.(jul/fgn)

Kirim Komentar