09 Jul 2018 12:07

KPK Banding Putusan Fredrich

MyPassion

JAKARTA—Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan untuk mengajukan banding atas putusan hakim dalam perkara mantan pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi. Pernyataan banding itu telah disampaikan jaksa KPK kepada otoritas Pengadilan Tipikor Jakarta.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, pimpinan menyetujui hasil rapat jaksa penuntut umum (JPU) KPK yang memutuskan untuk banding putusan terdakwa Fredrich. Langkah hukum itu dilakukan lantaran hukuman dalam putusan hakim masih di bawah 2/3 tuntutan jaksa. ”Memori banding sedang kami susun sembari menunggu salinan putusan lengkap,” kata Febri, kemarin (8/7).

Sebelumnya, jaksa KPK M Takdir Subhan menilai semua risalah tuntutan jaksa sebenarnya dikabulkan oleh hakim. Hanya, yang berbeda adalah putusan tentang hukuman penjara dan denda. Hakim memvonis Fredrich dengan hukuman penjara 7 tahun dan denda Rp 500 juta subsider lima bulan kurungan.

Hukuman pidana dalam putusan itu jauh dibawah tuntutan jaksa. Dalam tuntutannya, jaksa meminta hakim menghukum pengacara kontroversial tersebut dengan pidana penjara 12 tahun dan denda Rp 600 juta subsider enam bulan kurungan. Bila dibanding putusan, hukuman pidana yang dikabulkan oleh hakim berkurang hampir separo dari tuntutan.

Sebagaimana diberitakan, karir Fredrich Yunadi sebagai advokat berujung di penjara. Itu setelah, majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menghukum mantan pengacara Ketua DPR Setya Novanto (Setnvo) tersebut dengan hukuman penjara tujuh tahun dan denda Rp 500 juta subsider lima bulan kurungan.

Pengacara kontroversial itu divonis bersalah melakukan obstruction of justice terhadap perkara Setnov. Hakim, mendalilkan Fredrich terbukti merekayasa perawatan Setnov di Rumah Sakit Medika Permata Hijau agar penyidikan di KPK terintangi. Tindakan itu melanggar pasal 21 UU Pemberantasan Tipikor. Terkait putusan itu, Fredrich langsung mengajukan banding di hadapan majelis hakim.(jpg)

Kirim Komentar